Blusukan Bupati Armia Pahmi; Menjemput Aspirasi, Menagih Kinerja

Blusukan Bupati Armia Pahmi; Menjemput Aspirasi, Menagih Kinerja.

“Saya ingin memastikan setiap rupiah kembali kepada rakyat sebagai pelayanan nyata. Tidak boleh ada proyek yang tidak berdampak. Kinerja SKPK adalah wajah pemerintah. Kalau wajah itu kusam, bagaimana masyarakat bisa percaya?. Blusukan ini bukan gaya-gayaan. Ini cara saya menjemput harapan rakyat yang tak sempat mereka tulis.”

[Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH].

KUALASIMPANG | mediaaceh.co.id — Tidak ada deru sirine atau protokoler panjang ketika Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, turun ke pedalaman Aceh Tamiang. Yang terdengar justru suara knalpot motor trail yang memecah sunyi hutan karet dan Kelapa Sawit serta jalan tanah.

BACA JUGA...  Aceh Selatan Miliki Puskeswan 

Seperti biasa, Bupati Aceh Tamiang itu memilih jalur yang jarang ditempuh pejabat: masuk kampung-kampung terpencil untuk melihat apa yang tidak tertulis dalam laporan.

Saat itu, di Selele [sebuah kampung kecil di Kecamatan Karang Baru] Armia berhenti di depan Puskesmas. Terlihat seorang ibu sedang menunggu antrean untuk berobat.

Armia tidak datang membawa rombongan besar, namun membawa satu hal; keinginan untuk memastikan bahwa “kue pembangunan” benar-benar sampai kepada warga yang paling jauh dari ibu kota kabupaten.

BACA JUGA...  Saluran Irigasi Penghubung Antar Kecamatan Tidak di Normalisasi, Geuchik: Kami Kecewa

“Saya datang bukan untuk menerima laporan di atas meja,” katanya sambil menepuk jok motornya. “Tapi melihat sendiri, merasakan sendiri apa yang masyarakat rasakan.”

Membelah Pedalaman, Menjemput Kebutuhan.