Hal tersebut dibenarkan oleh Anda Suhada Tamy selaku putra dari Alm. Mustafa M. Tamy.
Anda Sudaha bercerita bahwa Pendopo saat Alm. Mustafa M Tamy adalah tempat ia menyelesaikan persoalan-persoalan kemanusiaan warga Aceh Tengah. Di sinilah ia bermusyawarah, berdialog, dan merenung memikirkan gagasan-gagasan membangun Aceh Tengah sambil ngopi morning bersama para tokoh masyarakat dari berbagai Kecamatan.
“Kami akan mengajak masyarakat untuk senantiasa memperbaiki diri dan menanam nilai-nilai kebaikan dalam setiap aspek kehidupan melalui ngopi morning bersama,” Kenang Anda.
Paslon nomor urut 4 menegaskan isu strategis pemerintah untuk menjawab persoalan kemiskinan, percepatan pembangunan kesejahteraan rakyat, dan pembangunan di setiap daerah di Aceh Tengah.
Alaidin-Anda Suhada mencontohkan kesulitan masyarakat wilayah pegunungan saat mengurus administrasi. Mereka harus melakukan perjalanan panjang dengan jalur transportasi yang sulit sehingga pelayanan harus di tingkatkan.
Dalam konteks pembangunan Aceh Tengah yang akan datang kebijakan tatap muka langsung dengan kepala daerah sangatlah diharapkan oleh setiap warga untuk menjamin pemerataan pelayanan, kesejahteraan dan pembangunan di Kabupaten Aceh Tengah dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan krusial atau urgent (AR)




