EKBIS  

Bersama UMKM, JNE Maksimalkan Strategi Bisnis Online Melalui Gelaran JNE Ngajak Online 2022

JNE Banda Aceh gelar acara bersama UMKM secara Zoom.
example banner

 27 total views,  1 views today

Banda Aceh, (MA) Dibatasinya kontak fisik dan kontak sosial saat pandemi menjadikan para pebisnis, terutama Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM) untuk memutar otak, memaksimalkan kreativitas demi mempertahankan bisnisnya melalui kanal digital. Mendukung visi tersebut, JNE menyelenggarakan JNE Goll..Aborasi Bisnis Online 2022 ke-6 di Banda Aceh.

banner 325x300

Bersama lebih dari 163 UMKM Aceh, melalui acara ini secara zoom meeting JNE berupaya untuk meningkatkan daya saing serta mengembangkan kapasitas UMKM baik dalam skala nasional maupun global.

Wahyu Purnama selaku Deputi Branch Head JNE Aceh membuka gelaran ini “Goll..aborasi Ngajak Online jadi wadah untuk para UMKM Banda Aceh di masa pandemi agar dapat meningkatkan potensi bisnisnya” buka Wahyu pada JNE Goll..Aborasi Bisnis Online, Jum’at (22/4/2022).

Ridwan selaku owner Gayola Coffee hadir dalam acara ini, membagikan kiat-kiat bertahan pasca pandemi bagi bisnis online “Saya sendiri bergerak dibidang kopi Aceh, meski secara offline
terdampak sekali setelah COVID terjadi, kita tingkatkan yang online. Produk kita jual di semua marketplace. Kita juga jajaki media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan membuat website sendiri demi meningkatkan penjualan online.”, buka Ridwan.

Selain dari sektor F&B, Daudy Sukma selaku Owner Minyeuk Pret hadir dari sektor wewangian atau parfum. Berbeda dengan Ridwan, Daudy telah merambah ke kanal online sejak awal Minyeuk Pret
didirikan. Memiliki lebih dari 30.000 followers di Instagram, Daudy kemudian membagikan strategi bisnis dalam menyelami media sosial “Selain memikirkan konten, kita juga harus memikirkan traffic media sosial, kami tetap memanfaatkan facebook dan instagram ads untuk mendatangkan traffic. Anggaran kami untuk facebook ads saat ini adalah 10 juta per hari, selama tidak merugi akan terus
kami lakukan.”, ujarnya.

Bicara soal konten, Daudy menuturkan “Untuk konten, orang lebih suka yang sederhana tapi real, tidak terlalu menutupi kekurangannya.”, tambahnya.

Daudy menuturkan selain Perancis dan Timur Tengah yang digadang-gadang sebagai kiblat parfum dunia, Minyeuk Pret berpotensi menjadi kiblat ketiga yang mengangkat nilai budaya Indonesia. “Kita jual aroma kopi gayo, alang-alang dan aroma khas lainnya.”, ujar Daudy yang saat ini tengah
memasarkan produknya ke 23 negara di dunia. Selain long lasting dan tahan lama, pengembangan Minyeuk Pret menjamin nilai-nilai autentik yang terinspirasi dari kearifan lokal.

Mendukung UMKM Aceh untuk terus berkembang, JNE Aceh menghadirkan berbagai layanan yang bisa dimanfaatkan UMKM setempat. Tak hanya memberi layanan ekspedisi, JNE juga berkontribusi bagi keberlangsungan UMKM setempat melalui kolaborasi. “Kita punya berbagai macam program
seperti webinar. Kita juga suka memberi layanan gratis ongkir atau cashback.”, ujar Wahyu.

Sebagai perusahaan milik anak bangsa, JNE mengusung empat pilar utama yaitu jujur, tanggung jawab, disiplin, dan visioner. Dengan tagline Connecting Happiness, JNE berorientasi untuk
mengemban amanah agar dapat memberi manfaat untuk masyarakat.

Banda Aceh merupakan kota ke-enam dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2022 akan dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota
Banda Aceh, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Kupang pada 26 April 2022.[R]

Laporan : Sayed Panton

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...