Berhasil Tepis Isu Label Dendeng Babi, Pemkab Abes Apresiasi Tim Pemerintah Aceh

Minggu, 8 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syukri Rahmat SH MKn, Juru bicara Pemkab Aceh Besar

Syukri Rahmat SH MKn, Juru bicara Pemkab Aceh Besar

Kota Jantho (ADC) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Pemerintah Aceh dan pihak Kepolisian atas gerak cepat menanggapi isu tentang beredarnya lebel dendeng babi yang di produksi di kawasan Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar beberapa waktu yang lalu.

Menindalanjuti isu yang pernah dimuat dibeberapa media on line tersebut, waktu itu Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali juga sudah memerintahkan jajarannya terutama Camat Masjid Raya bersama dengan Muspika untuk melakukan investigasi awal, dan hasilnya tidak ditemukan adanya pabrik dendeng babi di kecamatan mesjid raya maupun di daerah lain di Aceh Besar.

BACA JUGA...  Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh dan Wabup Aceh Utara Launching MAN 1 Plus Ketrampilan

“Alhamdulillah dan syukur apa yang dihebohkan adanya lokasi produksi dendeng babi di Aceh Besar tidak ditemukan berdasarkan investigasi Tim Pemerintah Aceh dan pihak Polda Aceh,” kata Syukri Rahmat SH MKn, Juru bicara Pemkab Aceh Besar, kepada Wartawan, Minggu 8 September 2019 malam.

Menurut informasi, beberapa waktu yang lalu tim Pemerintah Aceh bersama dengan pihak Polda Aceh juga sudah melakukan penyelidikan terhadap isu tersebut dan dari penyelidikan itu polisi tidak menemukan pabrik dendeng babi di Aceh Besar sebagai mana sempat viral di sosial media beberapa hari sebelum hari raya Idul Adha 1440 H lalu.

BACA JUGA...  Garin Nugroho Akan Isi Masterclass Penyutradaraan Aceh Film Festival 2022

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB