Beredar Informasi Tu Bulqaini Dinonaktifkan Dari Ketua Tanfidziah PAS Aceh

Sabtu, 7 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekjen MPP PAS Aceh yang juga salah seorang pendiri PAS Aceh, Hamdan Budiman enggan berspekulasi, tapi memang pemberhentian, penggantian, Majelis Tanfidziah, bukan hanya ketua, semua pengurus bisa diberhentikan oleh Mustasyar, katanya singkat. (Foto/Dok : Ist./mediaaceh.co.id).

Wakil Sekjen MPP PAS Aceh yang juga salah seorang pendiri PAS Aceh, Hamdan Budiman enggan berspekulasi, tapi memang pemberhentian, penggantian, Majelis Tanfidziah, bukan hanya ketua, semua pengurus bisa diberhentikan oleh Mustasyar, katanya singkat. (Foto/Dok : Ist./mediaaceh.co.id).

Sementara itu, Wakil Sekjen MPP PAS Aceh yang juga salah seorang pendiri PAS Aceh, Hamdan Budiman enggan berspekulasi, tapi memang pemberhentian, penggantian, Majelis Tanfidziah, bukan hanya ketua, semua pengurus bisa diberhentikan oleh Mustasyar, katanya singkat.

BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Beredar Informasi secara luas Teungku H. Bulqaini, S.Sos. I dinonaktifkan dari Ketua Tanfidziah Partai Keadilan Aceh (PAS Aceh).

BACA JUGA...  PII Aceh Ingatkan Politisi Lokal Jangan 'Jual' Aceh ke Yahudi

Sumber – sumber media ini yang dekat dengan Mustasyar partai besutan ulama dayah Aceh itu, menyebut, bahwa isu Tu Bulqaini dinonaktifkan sudah beredar di grup-grup Medsos seperti Whatshap sejak Jum’at, 6 Desember 2024 pagi.

Pemberhentian sementara atau nonaktif itu, berkaitan dengan gaya kepemimpinan tu Bulqaini selama ini dinilai ‘one man show’ yang menyebabkan terjadi perpecahan ditubuh partai lokal yang baru pertama kali ikut pemilu.

BACA JUGA...  Partai Bulan Bintang Aceh Besar Gelar Buka Puasa Bersama

Perbedaan pendapat dalam partai lokal itu secara diametral dalam Majelis Tanfidziah dimana Tu Bulqaini sebagai ketuanya, selain gaya kepemimpinan, juga masalah transparansi dalam kebijakan keuangan partai, tambah sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Dikatakan, pasca kekalahan Om Bus, memang perpecahan ditubuh partai yang berhasil merebut empat kursi DPRA itu, makin meruncing, bahkan sudah dimulai dari pemecatan sejumlah kader potensial seperti Ketua Muhammad Nur Ketua MPW PAS Aceh Utara dan Ketua Mustasyar MPW PAS Aceh Barat Daya, karena mengalih dukungan kepada calon Gubernur Mualem-Dek Fadh.

BACA JUGA...  PasGa Dukung Shabela-Eka di Pilkada 2024

Berita Terkait

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:05 WIB

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

400 Sertipikat PTSL Diserahkan di Bendahara

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:06 WIB

RAGAM BERITA

SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:34 WIB

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB