Menjadi PR besar buat Partai Aceh, pada Pileg/Pilkada 2024 pemilih bukan lagi rakyat Aceh ideologis, namun rakyat Aceh milinial yang sangat sedikit memahami sejarah perjuangan Aceh, tentu bakal sangat sulit buat Partai Aceh untuk menyakinkan mereka memilih Partai Aceh dan kader Partai Aceh.
Maka sudah seharusnya Partai Aceh tidak lagi anggap dirinya sebagai kekuatan lokal saat ini, bila sampai saat ini masih belum melakukan reformasi internal, termasuk pengkaderan, agar berbagai dampak yang akan terkadi bisa di antisipasi dan masa depan partai Aceh masih tetap menjadi pilihan hati rakyat Aceh. [Syawaaluddin].




