Bebaskan Sampah Dilingkungan Masyarakat DLHK Kota Sabang Beri Ilmu Tentang Kompos Dan Daur Ulang

Jumlah peserta yang ikut pada pelatihan itu 240 orang terdiri dari unsur perangkat Gampong atau 18 Gampong yang ada di Sabang, kemudian juga melibatkan mahasiswa dan lembaga peduli lingkungan lain. Selain itu, juga diikuti para pelaku usaha pemanfaatan sampah seperti pemulung, jelas Hendrik.

Maksud kegiatan pelatihan ini tambah Hendrik, sebagai edukasi pada masyarakat agar mau memilah dan memanfaatkan kembali sampah dilingkungan rumahnya masing-masing.

BACA JUGA...  Wali Kota Sabang Titip Pesan Kepada 24 Pejabat Yang Dilantik Agar Disiplin dan Tidak "Meupep-Pep"

“Sampah tidak semua harus dibuang tetapi ada yang bisa dibuat menjadi berguna kembali seperti sampah organik menjadi kompos atau sampah non organik menjadi tas, dompet ataupun produk lainnya,” ujar Master Catur Nasional ini.

Lebih lanjut diterangkan, pelatihan kompos dan daur ulang sampah adalah program Gampong Bebas Sampah, yang diselenggarakan pada tanggal 5 hingga 7 Desember 2023 Gedung Serbaguna Sabang Fair.

BACA JUGA...  Parnas DPRK Sabang Pimpin Pansus, Urusan Sampah Jangan Main-Main 

Pada pelatihan ini juga menghadirkan Narasumber SB Irwansyah, S.T. (anggota tim Verifikasi Adipura/Adiwiyata KLHK). Sedangkan jumlah peserta yang ikut 60 orang.

Mereka yang hadir antara lain para perangkat Gampong Prioritas (6 Gampong) diantaranya Gampong Iboih, Gampong Jaboi, Gampong Krueng Raya,

Gampong Aneuk Laot,

Gampong ie Meulee dan