Bappeda Aceh Bersama Tim Ahli TJSLP Kunjungi PT PIM

  • Bagikan
Tim TJSL Bappeda Provinsi Aceh melakukan panen tanaman Hortikultura.

 35 total views,  2 views today

Aceh Utara (MA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) bersama Tim ahli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Provinsi Aceh mengunjungi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Kegiatan evaluasi dan Monitoring tersebut dihadiri oleh Dr. Yanis Rinaldi, SH,M. Hum Tenaga Ahli Bappeda Aceh), Muhammad Irvan, ST Staf Bidang Program dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Aceh dan Abdul Rani Staf Subbag Umum Bappeda Aceh didampingi oleh Senior Vice President Umum Saifuddin Noerdin, S.T, M.S.M beserta Plt Assistant Vice President PKBL Jufri dan staf.

“Tujuan dari kedatangan ini dalam rangka menindaklanjuti hasil evaluasi pelaksanaan Program TJSLP Triwulan III dan hasil presentasi yang telah dipaparkan oleh Tim TJSL PT PIM pada tanggal 21 Oktober 2021 lalu di gedung Bappeda Provinsi Aceh,” Kata Plt. Avp PKBL dan Humas PT. PIM Jufri. Kamis (18/11/2021)

Jufri menyampaikan, area program yang dikunjungi tersebut merupakan program unggulan TJSL PT Pupuk Iskandar Muda dalam memberdayakan masyarakat dilingkungan Perusahaan.

“PT PIM berusaha semaksimal mungkin untuk selalu bisa memberikan yang terbaik berupa program yang bersifat berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat bukan karena keinginan semata,” Katanya.

Kemudian ia menjelaskan, lokasi pertama yang dikunjungi adalah pelaku usaha binaan PT Pupuk Iskandar Muda yaitu Rumoh Kreatif UMKM Beujroh desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen.

UMKM tersebut merupakan lembaga usaha masyarakat yang memproduksi dan mengembangkan kerajinan lokal dari lahan gambut Paya Nie menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual.

Produk yang dihasilkan antara lain tas, sendal, kotak Tisu, keranjang baju dan banyak lainnya yang bahan baku nya adalah tanaman Purun yang tumbuh liar di lahan gambut Paya Nie.

Kemudian lokasi kedua dikunjungi yaitu mitra binaan UD Zanzabil “Havaa Ginger” yang merupakan produk jenis minuman dengan bahan baku jahe merah lokasi produksi di desa Keude Krueng Geukueh.

“UMKM Havaa Ginger ini salah satu mitra binaan yang sudah mandiri dan berhasil menembus pasar lokal dan luar daerah, produk nya bisa di temui disitus penjualan online, lokasi rumah produksi berada di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara,” jelasnya.

Selain itu tempat terakhir dikunjungi adalah Kampoeng Tani Sejahtera kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Raseuki Seumula di desa Tambon Baroh Dusun III Perdamaian Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara

“Pada saat bersamaan KWT Raseuki Seumula di lokasi kunjungan melakukan panen bersama tanaman Hortikultura dan Tim TJSL Bappeda Provinsi Aceh ikut serta melakukan panen tersebut, turut hadir juga di acara panen tersebut Ka. BPP Dewantara Rahmad Kartolo beserta Murhadi selaku PPL yang bertanggung jawab di wilayah tersebut,” paparnya.

Ketua BPP Kecamatan Dewantara Rahmat Kartolo menyampaikan, pihaknya sangat senang atas terjalinnya sinergitas program antara Instansi pertanian dalam hal ini BPP Kecamatan Dewantara dengan PT Pupuk Iskandar Muda.

Dirinya menyebutkan, melalui dukungan dan pendampingan rutin yang dilakukan bersama oleh PT Pupuk Iskandar Muda dan Penyuluh Pertanian lapangan menjadikan para petani merasa sangat terbantu dalam hal bercocok tanam.

“PT PIM punya andil besar dalam memberdayakan masyarakat tani sekitar perusahaan, kami sebagai penyuluh siap membantu terlaksananya program pertanian di desa binaan PT PIM, satu kebanggaan bagi kami bisa sama-sama berkontribusi terhadap masyarakat tani di daerah Kecamatan Dewantara khusunya,” pungkasnya.

Sementara itu, Dr. Yanis Rinaldi, SH, M. Hum memberikan apresiasi PT PIM, sebagai sebuah Perusahaan besar yang berdiri d tengah-tengah masyarakat mampu mengakomodir dan menghadirkan berbagai program pemberdayaan kepada masyarakat serta Pelaku usaha UMKM.

“Semoga pada kinerja triwulan IV mendatang mampu menghasilkan progres yang baik pada setiap program yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, tim Bappeda berharap PT PIM agar terus mendampingi baik itu dari segi pelaku usaha UMKM, pemberdayaan dan pengembangan program,” ucapnya.

Senior Vice President Saifuddin Noerdin juga berpesan, semoga Tim TJSL PT PIM tetap menjaga hubungan baik dan kerjasama antar lembaga perlu ditingkatkan sehingga apa yang di harapkan masyarakat terhadap pelaksanaan pemberdayaan bisa berlanjut dan semua program yang sudah direncanakan diawal tahun bisa direalisasikan untuk membangun masyarakat yang lebih makmur.

“Seperti diketahui kegiatan monitoring kinerja TJSL Perusahaan yang berada dalam provinsi Aceh secara periodik dilakukan oleh tim TJSL Bappeda Provinsi Aceh bersama tim ahli untuk memastikan ketepatan pemanfaatan dana TJSLP perusahaan-perusahaan yang berada dalam provinsi Aceh,” imbuhnya.

Laporan : Mulyadi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...