Bantuan yang Diperebutkan, Data yang Dipertanyakan

Rabu, 1 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kalaks BPBD Aceh Tamiang. Iman Suhery, S.STP, MSP

Ilustrasi Kalaks BPBD Aceh Tamiang. Iman Suhery, S.STP, MSP

Dan di antara keduanya, sering terjadi ketidaksinkronan.

Keterlambatan akhirnya menjadi “area abu-abu” [tidak jelas siapa yang sepenuhnya bertanggung jawab].

Masalah yang Lebih Dalam

FEATURE ini melihat bahwa persoalan dana stimulan bukan semata pada teknis pendataan. Ada tiga masalah mendasar yang terus berulang;

Pertama, kualitas data di hulu yang masih lemah.

BACA JUGA...  PWI Aceh Tamiang Imbau Warga Bijak Bermedsos di Tengah Pemulihan Pascabencana

Kedua, tekanan sosial yang berpotensi mengganggu objektivitas.

Ketiga, transparansi yang belum sepenuhnya berpihak pada publik.

Dalam kondisi seperti ini, bantuan berisiko tidak lagi dilihat sebagai hak berbasis kebutuhan, tetapi sebagai hasil dari siapa yang paling dekat dengan sistem. Dan itu berbahaya.

Karena ketika persepsi ketidakadilan muncul, yang rusak bukan hanya program [tetapi legitimasi pemerintah itu sendiri].

BACA JUGA...  Erwan Terpilih Aklamasi Ketua FPRB Aceh Tamiang

Dana stimulan seharusnya menjadi simbol kehadiran negara di saat paling genting.

Namun simbol itu bisa kehilangan makna ketika prosesnya dipertanyakan.

Ketika data tidak dipercaya, Ketika daftar diperdebatkan, Dan ketika warga merasa tidak diperlakukan adil [Maka yang dipertaruhkan bukan hanya bantuan, Melainkan kepercayaan].

Dan dalam penanganan bencana, kehilangan kepercayaan adalah bencana yang lain. [].

BACA JUGA...  Damkar Aceh Tamiang Tersinggung Disebut “Makan Gaji Buta”, Berujung Mediasi dan Perdamaian

Berita Terkait

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir
PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan
Fadlon Apresiasi CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia, Rumah Inspirasi Jadi Tonggak Pemulihan Aceh Tamiang
ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur
Armia Satukan Langkah Pemulihan Pascabencana
Bupati Armia Pahmi Harapkan PW HUDA Menjadi Garda Terdepan Pembentukan Masyarakat Madani di Aceh Tamiang
Amanah Untuk Aceh

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:11 WIB

PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:08 WIB

Fadlon Apresiasi CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia, Rumah Inspirasi Jadi Tonggak Pemulihan Aceh Tamiang

Senin, 27 Juli 2026 - 19:28 WIB

ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:13 WIB

Para siswa-siswi menyemarakkan HUT RI Ke-81 tahun 2026 dengan beragam penampilan pakaian di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu, (15/8).

PEMERINTAHAN

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 17:14 WIB

Buati Asel H. Mirwan MS (HMW) menyiram salah satu pusara dalam komplek makam  Panglimo Rajo di Padang Keululum Ganpong Sapik, (15/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Forkopimda Aceh Selatan Ziarah 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:31 WIB