Bantaran Krueng Aceh Ditertibkan Ekonomi Anjlok Gejolak Sosial Meningkat

Pasca penertiban dan pembokaran bangunan di bantaran sungai Krueng Aceh, pemerintah Aceh melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Aceh pada tanggal 18 Januari 2021 yang lalu, melakukan pertemuan koordinasi tindak lanjut penertiban kawasan daerah bantaran Krueng Aceh dihadiri oleh sejumlah perwakilan SKPA lingkup Pemerintah Aceh, Balai Wilayah Sungai, Balai Praskim Aceh, Kanwil DJKN, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Pemerintah Kota Banda Aceh dan Wakil Asisten Teritorial Kodam Iskandar Muda.

BACA JUGA...  Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, Mualem: Tekankan Tanggung Jawab Pemimpin

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan berbagai program pemanfaatan lahan bantaran sungai Krueng Aceh sesuai dengan peruntukan yang telah ditentukan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh.

Pemerintah Pusat melalui Balai kementerian terkait yaitu Balai Praskim dengan Program Penataan Kawasan Kumuh, Pemerintah Aceh fokus pada Program Penanaman Tanaman Holtikultura dengan melibatkan 14 Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang berlokasi di sekitaran sungai Krueng Aceh di bawah koordinasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh.

BACA JUGA...  Relawan Prabowo Sandi di Aceh Gelar Lomba Menulis Surat

Pemerintah Kota Banda Aceh berkeinginan membangun Taman Tugu Pena, jogging track tepi kali dan venue olaharaga Dayung persiapan Pekan Olaharaga Nasional (PON).