“Pada Kamis, 7 Maret malam, ketinggian air hanya mencapai 60 centimeter hingga satu meter dan Jumat sore menjelang malam ini, air naik menjadi 1,5 meter. Namun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ucapnya.
Di beberkan bahwa; banjir tak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga merendam jalan nasional, fasilitas umum seperti, Masjid, Pustu, Rumah Sekolah, Kantor Desa dan Puskesmas juga direndam banjir.
“Banjir juga mengikis jalan antar desa tepatnya di desa Lae Sipola Kecamatan Singkohor, sehingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas,” ujarnya.
BPBD Aceh Singkil akan terus menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta perahu polytelen ke lokasi banjir guna kebutuhan evakuasi warga.
“Kami akan selalu siap dan terus memantau dan mendata korban yang berdampak banjir tersebut,” katanya.
Hingga saat ini Aceh Singkil, kata Rosdiana masih diguyur hujan sedang hingga lebat disertai angin. Suhu udara mencapai 33°C dengan kelembaban 75 persen. Kecepatan angin sekitar 10 km/jam dan bertiup dari arah selatan. [Fandi Perdana].




