Badan Jalan Nasional pada Lintasan Samadua-Tapaktuan Keropos, Musim Hujan Satker PJN Tidak Bisa Pantau Kondisi 

Satker PJN asal timbun badan Jalan Nasional Tapaktuan-Banda Aceh di sepanjang lintas Samadua-Tapaktuan, lobang tetap menganga. Foto direkam, pekan lalu.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN, MA – Berbulan-bulan terjadi kerusakan badan Jalan Nasional Tapaktuan-Banda Aceh dan Tapaktuan-Medan, tepatnya pada  lintasan Samadua-Tapaktuan, namun pihak Satker PJN belum melakukan perbaikan.‎

Terlihat jelas, sejumlah titik jalan berlubang dengan diameter besar tampak menganga di tengah badan jalan, seolah tanpa perhatian dari pihak berwenang. Kalaupun adanya penanganan berupa penambalan dengan semen seperti di depan swalayan di Gampong Gunung Kerambil tidak ubahnya seperti cara Abu Nawas alias asal jadi.

BACA JUGA...  Sekolah HAM Kampanyekan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Sementara itu, lubang-lubangnya yang menganga terus bertambah, membuktikan  membuktikan bahwa, badan jalan disepanjang 8 Km itu semakin keropos.

‎”Sayang,  lubang-lubang  jalan yang menganga di jalur utama itu tidak ditangani pihak berkompeten,” kata warga Gampong Gunung Kerambil Rahmat.

Menurutnya, kondisi seperti itu, sangat berbahaya bagi pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

BACA JUGA...  Sambut Hari Jadi Ke-78 TNI AL Lanal Sabang Gelar Prokasih Nasional Serentak

“Bisa  semakin parah kalau diguyur hujan, bahkan beberapa lubang tergenang air dan sulit terlihat oleh pengendara, terutama saat malam hari, sehingga dikhawatirkan terjadinya kecelakaan.

‎Dilaporkan pula, masyarakat di sekitar lokasi seperti di Dusun Sawang Bunga Gampong Ujung Tanah Samadua sudah lama mengeluhkan kondisi tersebut. Bahkan, warga berinisiatif memberi tanda seadanya, guna menghindari kecelakaan.