Ayah Wa: Negara Hadir, 496 Korban Luka Berat Penyintas Banjir Terima Santunan Rp2,48 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat menyerahkan santunan kepada penyintas banjir korban luka berat, Rabu, (15/7).

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat menyerahkan santunan kepada penyintas banjir korban luka berat, Rabu, (15/7).

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara Ayah Wa menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus berkomitmen memastikan masyarakat yang terdampak bencana memperoleh hak-haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Kementerian Sosial RI berkomitmen memastikan hak-hak masyarakat yang terdampak bencana dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Santunan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang mengalami luka berat akibat bencana banjir,” ujar Ayah Wa.

BACA JUGA...  Bantuan untuk Korban Kebakaran Kota Fajar Terus Berdatangan

Ia menjelaskan, seluruh penerima merupakan warga yang telah mengajukan permohonan bantuan saat terjadi bencana banjir dan telah melalui proses pendataan serta verifikasi sesuai mekanisme yang ditetapkan Kementerian Sosial RI.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban, membantu memenuhi kebutuhan pascabencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak.

BACA JUGA...  King Mohammed VI, Mengerahkan Bantuan Medis Besar-besaran untuk Gaza

Sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus diperkuat agar setiap masyarakat yang terdampak bencana memperoleh perlindungan dan bantuan sesuai haknya,” tambahnya.

Pemkab Aceh Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI atas dukungan dan kolaborasi dalam penanganan dampak bencana di daerah tersebut. Kerja sama yang terjalin antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci dalam memperkuat sistem perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana.

BACA JUGA...  M. Jhony: Haji Uma Jangan Tebar Pesona Dengan Bantuan Rp 600 Ribu Untuk Eks Tripoli

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB