Apalagi Aceh kembali mendapatkan gelar provinsi termiskin di se Sumatera (kepulauan Andalas) berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menunjukkan laju angka pertumbuhan ekonominya lamban.
Laporan | Syawaluddin
BANDA ACEH (MA) – Meski Anggaran Pembangunan dan Belanja Aceh (APBA) di Pemerintah Aceh berlimpah, angka kemiskinan di Provinsi paling Barat Indonesia itu bertengger diangka 15 persen, meski turun 0,5 persen saja.

Begitu tegas, Usman Lamreung, Pengamat Pemerintah, Aktifis Sosial yang juga Civitas Akademisi di Universitas Abulyatama, pada mediaaceh.co.id, Rabu, 17 Februari 2021 di Banda Aceh.
Apalagi Aceh kembali mendapatkan gelar provinsi termiskin di se Sumatera (kepulauan Andalas) berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menunjukkan laju angka pertumbuhan ekonominya lamban.
“Penduduk miskin di Aceh meningkat 19 ribu orang pada September 2020. Secara persentase, angka kemiskinan naik dan tertinggi di Sumatera sebesar 15,43%,” Tegas Usman.
Ironis memang, angka presentase kemiskinan di Aceh sepertinya tidak berubah-ubah tetap pada angka 15 % kalaupun turun hanya 0,5 sd 1 persen.



