Air PDAM Tirta Mountala Keruh dan Berbau Bangkai

Jumat, 23 Juni 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar | AP – Warga Gampong Lamrukam Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, diresahkan oleh PDAM Tirta Mountala dengan kondisi air keruh dan berbau menyengat seperti bau bangkai yang tidak nyaman digunakan untuk memasak dan minum, apalagi digunakan untuk mandi cuci dan kakus.

Hal ini timbul keresahan masyarakat bertanya tanya bagaimana hukumnya jika air yang berbau menyengat seperti bau bangkai itu sah bila digunakan untuk berwudhuk? dan apakah bisa digunakan untuk menyucikan hadats baik kecil maupun besar,” kata Khadiani warga Gampong Lamrukam, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jum’at (23/6/2017).

BACA JUGA...  Haji Roswin Dikukuhkan Jadi Ketua PD-IPHI Aceh Singkil

Menurut, Khadiani sekarang,  kesulitan memasak karena air yang bersumber dari PDAM karena tidak bersih dan mengeluarkan bau menyengat seperti bau bangkai.

Untuk itu, dia memilih menggunakan air mineral isi ulang jika akan memasak. Kondisi tersebut sudah berlangsung hampir satu minggu lebih.

“Pagi saat mau shalat subuh itu pasti saya lihat di bak kamar mandi sudah berwarna keruh dan aroma menyengat berbauk bangkai.

BACA JUGA...  Kata Kakanwil Aceh Kemenkumham RI, PPNS di Aceh Tamiang Harus Berkualitas

Jadi rasanya tidak nyaman untuk digunakan untuk berwudhuk,” kata dia.

Kami berharap pihak PDAM Tirta Mountala untuk memilihat kondisi air yang berbau busuk menyengat ke rumah warga. Sehingga PDAM bisa mempercepat perbaikan dan penyaluran air bersih, karena air bersih warga sangat butuh,” kata Khadiani.[DW]

Berita Terkait

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB