Adijan Diundang Oleh Presiden Jokowi untuk Ikut Upacara HUT RI Ke-78 di Istana 

Rabu, 16 Agustus 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

H. Misriadi Alias Adijan, Tokoh Masyarakat Bener Meriah diundang ikut Upacara Bendera Merah Putih Ke Istana Negara dalam rangka HUT RI Ke-78.

H. Misriadi Alias Adijan, Tokoh Masyarakat Bener Meriah diundang ikut Upacara Bendera Merah Putih Ke Istana Negara dalam rangka HUT RI Ke-78.

TAKENGON (MA)Sederetan nama yang merupakan tokoh masyarakat yang telah mendarmabaktikan sebagian dan seluruh hidupnya, untuk Daerah, Bangsa dan Negara di Aceh, dan seluruh Provinsi di Indonesia, dia adalah H. Misriadi sapaan akrabnya Adijan.

Misriadi juga pernah diundang ikut menyaksikan upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023, di Istana Negara, dan Misriadi salah satu tokoh terundang dari wilayah Dataran Tinggi Gayo, Bener Meriah.

“Ya, benar saya diundang khusus ke istana presiden mengikuti rangkaian upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, Hari Kamis,17 Agustus 2023 mendatang, dan Insya-Allah, saya akan berangkat,” ucapnya sembari menunjukkan undangan resminya kepada mediaaceh.co.id dikediamannya, di Pendopo Baru, Kabupaten Bener Meriah.

Undangan ini, kata Adijan, tidak bisa diwakili.

Dalam kesempatan tersebut, H. Misriady, mengenang situasi yang sangat genting ketika konflik antara RI – GAM, Dimana pada saat itu dirinya mengaku adalah sosok Bisnismen tulen membeli dan menjual kopi, kemudian dia jual ke beberapa Negara diluar negeri, khususnya ke Amerika dan Eropa, Namun kemudian usaha tersebut mengalami kendala akibat adanya konflik di masyarakat Aceh, sehingga terpaksa menghentikan usaha yang dia rintis tersebut.

BACA JUGA...  Harga Rumah Ketua DPR RI Buronan KPK Bernilai Ratusan Miliar Rupiah

Ajidan kemudian berinisiatif, mengajak masyarakat untuk bersatu membuat semacam pertahanan diri, dengan mengikrarkan diri untuk dan membentuk Front PETA (Pembela Tanah Air) dan meminta petunjuk dan berkoordinasi dengan pihak Kodim, Danrem serta Pangdam Iskandar Muda di Banda Aceh.

“Kami bersama masyarakat pada saat itu, bergabung saling memberi informasi untuk keselamatan ,” ucapnya.

Setelah, beberapa kali di kecamatan Bandar, Permata dan Pintu Rime Gayo, terkadang sulit berkomunikasi dan susahnya transportasi saat itu, kemudian jaraknya rentang kendali pemerintahan, “maka kami bersama rakyat dan tokoh- tokoh lainnya, menyatakan sikap untuk membentuk Kabupaten sendiri, kepada DPRK Aceh Tengah, pada saat itu, tentunya ada yang pro kontra, namun atas Kebijakan Almarhum Pak M. Tamy, tim pun dibentuk yang diketuai oleh Bapak Tgk. Khairul Rasyid, dimana ketika itu dia menjabat sebagai ketua Partai Demokrat di Aceh Tengah,” ungkap Misriady.

BACA JUGA...  Atlet FAJI Bener Meriah Lolos ke PORA Tahun 2022

“Kita harus mendo’akan, beliau agar diluaskan kuburannya, diampuni dosa- dosanya, sebab karena kepiawaiannya, daerah kita paling cepat di proses menjadi sebuah Kabupaten dan di era konflik, Alhamdulillah, Bener Meriah sudah seperti sekarang ini,” terang Adijan.

Kemudian, paska konflik, “kami berbaur dengan seluruh masyarakat bersatu padu mengisi kemerdekaan itu, tidak ada lagi membedakan masyarakat, pasca Aceh dalam keadaan Damai,” terangnya.

Terlepas dari itu, H. Misriadi terus berjuang mengisi dan mewarnai negeri yang dilahirkan atas perjuangan bersama itu,. Dia pun beralih ke dunia politik, dimana kesempatan pertama dia mencalonkan diri jadi Bupati, Tapi Gagal, kemudian mencalonkan diri sebagai Anggota DPRK dari Partai PDI – Perjuangan, “Alhamdulilah berhasil menjabat 2 periode, kemudian calon kembali menjadi orang nomor satu di Bener Meriah yang diusung oleh Partai Aceh dan Gerindra, gagal lagi,” kenangnya lagi.

BACA JUGA...  DPP Forkab Aceh Mengecam Keras Aksi Teror Terhadap Wartawan Serambi Indonesia

Disaat menjadi ketua Fraksi PDI- Perjuangan, di DPRK dirinya pernah diundang ke Istana Negara oleh  Presiden RI Joko Widodo untuk mengikuti upacara Hari Kemerdekaan RI ke 70 ke Istana.

“Hari ini kembali saya diundang untuk mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Sang Saka Merah Putih dan akan dijamu oleh Istana Negara, berkesempatan memberikan masukan dan informasi kepada Bapak Presiden RI yakni Joko Widodo (Pak Jokowi), tentu banyak harapan yang akan disampaikannya karena Kabupaten Bener Meriah merupakan Kampung Kedua Bapak Presiden Jokowi, Beliau pernah tinggal di daerah ini,” ujarnya.

Beberapa hal yang akan disampaikannya, diantaranya untuk melanjutkan dana otonomi khusus di Aceh, sebab Aceh utamanya Bener Meriah masih membutuhkan anggaran terutama membangun fasilitas pelayanan masyarakat dan untuk membangun sumber daya manusia dan potensi alam yang belum tergali, pungkasnya. (AR).

Berita Terkait

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional
SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Minggu, 6 September 2026 - 12:59 WIB

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 

Berita Terbaru