DPP Forkab Aceh Mengecam Keras Aksi Teror Terhadap Wartawan Serambi Indonesia

Kamis, 1 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, mengecam keras aksi teror yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara. 

Kecaman ini disampaikan Ketua umum DPP Forkab Aceh, pasca terjadinya pembakaran satu unit rumah semi permanen milik Asnawi Luwi, Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara, yang diduga dibakar OTK, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

Polem mengatakan, aksi yang dilakukan OTK ini, terbilang sangat tidak manusiawi dan tidak seharusnya terjadi. Karena menurut Polem, Wartawan itu adalah sosok pekerja yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kepentingan masyarakat dalam hal memberitakan berbagai asfek kehidupan sosial yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA...  Peduli dengan Lingkungan Warga, Babinsa Karya Bakti di Gampong Binaannya  

“Wartawan itu adalah mitra kerja bagi masyarakat yang tugasnya menyampaikan informasi kepada publik, juga sebagai penyalur aspirasi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Berkat merekalah kita bisa menyalurkan pendapat dan masukan terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah demi kepentingan masyarakat itu sendiri” ujar Polem kepada Media mediaaceh.co.id, Kamis 1 Agustus 2019 di Banda Aceh.

“Forkab dengan tegas mengecam dan mengutuk keras aksi pembakaran yang dilakukan OTK terhadap rumah milik Asnawi Wartawan Serambi Indonesia,” tegas Polem.

BACA JUGA...  Komisi VI DPRA, Terus Lakukan Evaluasi dan Pengawasan Pendidikan Cabdin se Aceh

Selain itu, Polem juga menyebutkan, berdasarkan informasi yang beredar, bahwa teror yang dilakukan oleh OTK terhadap Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara, diduga kuat ada kaitannya dengan karya jurnalistik terutama tentang kasus korupsi.

Oleh karena itu, Forkab menilai, teror yang dilakukan kepada Asnawi dan keluarganya, adalah bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers, baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

“Atas kejadian ini, Polem meminta kepada penegak hukum, untuk dapat segera mengungkap siapa aktor utama dibalik aksi teror ini,” pinta Polem.

BACA JUGA...  Ketua SPS Aceh hadiri Acara Penobatan UMKM Binaan PT. PEMA 

Menurut Polem, aksi teror ini diduga kuat, dipicu karena adanya pemberitaan terkait dengan kasus korupsi, sehingga ada oknum yang merasa terusik dengan aktifitasnya,” sebut Polem.

“Agar aksi serupa tidak terulang lagi dikemudian hari, Forkab meminta Kepolisian dapat segera mengungkap siapa pelaku dari aksi teror pembakaran ini, dan sekaligus juga mengungkap kepada publik, siapa dalang atau aktor utama dibalik kejadian yang sangat miris ini,” tutup Ketua umum DPP Forkab Aceh ini. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat

Berita Terbaru