“Disamping juga areal pertanian dan perkampungan yang ada disekitarnya juga dapat menjadi desa wisata atau agro wisata maupun tempat belajar budidaya cabe secara komunal,” ucapnya.
Revitalisasi beberapa destinasi wisata dan keberlanjutan pembangunan sarana dan fasilitas lapangan pacuan kuda HM. Hasan Gayo termasuk perluasan pelaksanaan eventnya turut menjadi perhatian serius oleh Pemkab Aceh Tengah untuk diakomodir dalam usulan program kegiatan Pemerintah Aceh.
Tampak hadir Ketua Komisi II DPRA Ilmiza Saaduddin, Anggota DPRA Dapil IV Rahmuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh A. Hanan, Pj. Sekda Mursyid, Plt. Kepala Bappeda, Kadis Pertanian, Kadis PUPR, Kadisbun, Kadistransnaker, dan Reje Arul Badak. Terlihat juga tokoh masyarakat yang juga mantan Bupati Aceh Tengah periode 2012-2017 dan 2017-2022. (AR)




