TAPAKTUAN | MA — Satu dari 30 dapur SPPG yang menyediakan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh Selatan, dilaporkan, kemarin, di-suspend Badan Gizi Nasional (BGN) karena tidak memenuhi persyaratan.
Adapun dapur SPPG yang dihentikan itu yakni dapur sebuah yayasan yang selama ini menjadi mitra BGN berlokasi di Gampong Malaka Kluet Tengah, sekitar 50-an Km sebelah utara Tapaktuan ibu kota Aceh Selatan.
Kordinator BGN Wilayah Aceh Selatan Yona yang dikonfirmasi mediaaceh.co.id, baru lalu, membenarkan penghentian operasional dapur SPPG itu.
Dia tidak menjelaskan secara rinci kronologi penghentian SPPG di kawasan pedalaman Aceh Selatan itu. Namun, informasi lain mengungkapkan bahwa dapur yang sedianya untuk melayani menu MBG di daerah terpencil.
‘”Di Aceh Selatan ada 30 SPPG beroperasional dan, 1 SPPG disuspend,” kata Yona, Jumat, (7/8/2026).
Sementara itu, terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Aceh Selatan masih mendapat sorotan masyarakat terutama terhadap menu yang disajikan, walaupun kemudian tetap diterima.
Selain itu, keterlambatan pendistribusian ke titik ke sekolah-sekolah menjadi persoalan yang harus diatasi dengan baik.
Sejumlah pihak di Aceh Selatan juga menyorot masalah minimnya kordinasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Yayasan Mitra BGN, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan perwakilan BGN di Aceh Selatan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














