Jembatan Gantung Koto Indarung Nyaris Ambruk

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan gantung di Kluet Tengah memprihatinkan..(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Jembatan gantung di Kluet Tengah memprihatinkan..(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA —  Kondisi jembatan gantung penghubung dua Gampong di Kecamatan Kluet Tengah yakni Gampong Koto Indarung dan Gampong Siurei-Urei memprihatinkan dan dikhawatirkan bakal ambruk jika  tidak segera ditangani.

Pasalnya,  fasilitas lantai jembatan berbahan kayu sudah banyak yang rusak dan lapuk dimakan usia.

Akibat  kondisi itu, warga setempat kesulitan saat melintas karena lantainya sudah keropos, karena bisa membahayakan mereka.

BACA JUGA...  Program BASAGA Terancam Gagal, Gara-Gara Air

“Kami sangat khawatir saat melintas  sehingga harus extra hati-hati,” kata beberapa warga.

Menurut warga, masyarakat setempat terutama  anak-anak sekolah sangat  rentan terhadap insiden yang jangan sempat makan korban,” harapnya.

Jembatan gantung  berukuran  lebih kurang 100 M itu merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat di dua gampong seberang sungai itu menuju ibu kota Kecamatan Tengah.

BACA JUGA...  Akhir Juni 40 Persen Dana Desa Tahap II Tuntas Dicairkan

Selain itu, merupakan urat nadi perekonomian dan juga akses untuk berobat ke Puskesmas yang ada di Gampong Koto  Kecamatan Kluet Tengah.

Kekhawatiran, juga  muncul dari  tokoh masyarakat setempat Rusdi, dan anak-anak sekolah, jangan sempat makan korban,” harapnya.

Warga berharap, agar menjadi perhatian pemerintah untuk memperbaiki jembatan gantung yang dibangun belasan tahun itu.

BACA JUGA...  Tinjau Jembatan Ambruk, Pj Bupati Bireuen: Insyaallah Akan Kita Bangun Secepatnya 

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB