BANNER IKLAN

Akhir Juni 40 Persen Dana Desa Tahap II Tuntas Dicairkan

  • Bagikan

example banner

 84 total views,  1 views today

example banner

“Penggunaan 8 persen Dana Desa diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 tahun 2021 pada pasal 15. Itu semua diatur mekanismenya, jadi tidak ada yang keliru, sebab saat ini seluruh sistem online mengenai teknis penggunaan DD,” jelasnya.

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Mix Donald menegaskan bahwa; akhir Juni 2021, 40 persen Dana Desa Tahap II tuntas dicairkan.

Demikian penegasan Mix Donald pada mediaaceh.co.id, Kamis, 3 Juni 2021 di Karang Baru. Untuk mengejar target tersebut, pihak DPMKPPKB melakukan rapat bersama para Camat dalam Kabupaten Aceh Tamiang.

Tujuannya segera memerintahkan dan melakukan pendampingan pada Kampung yaang belum menyelesaikan penyusunan data administrasi Anggaran Pembangunan dan Belanja Kampung (APBK) Perubahan.

Selain itu pihak Kampung harus melakukan pengajuan dana desa tahap II sebesar 40 persen. Mix optimis target tersebut bisa tercapai dan tuntas diakhir bulan juni 2021.

Kaitannya dengan Dana Refocusing sebesar 8 persen yang diplotkan dari Dana Desa merupakan salah satu syarat untuk pengajuan pencairan dana desa tahap II (40%).

“Penggunaan 8 persen Dana Desa diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 tahun 2021 pada pasal 15. Itu semua diatur mekanismenya, jadi tidak ada yang keliru, sebab saat ini seluruh sistem online mengenai teknis penggunaan DD,” jelasnya.

Apalagi sampai saat ini, semua tatanannya masih dalam tahap penyelesaian administrasi, sebab sebanyak 73 orang Datok Penghulu (kepala desa) dalam Kabupaten Aceh Tamiang baru diangkat atau dikantik.

Ditegaskan Mix; tidak ada kendala meski 73 Datok baru saja dikantik beberapa waktu lalu. “Kecuali itu; cuma agak terlambat, ya karena Datok harus menyelesaikan administrasi yang harus disampailan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan atas pergantian Datok yang baru harus merubah specimen,” Pungkasnya. [*]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *