Harga Cabe Merah di Aceh Selatan Anjlok, Petani: Kami Harus Menelan Pil Pahit 

Senin, 26 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cabe merah yang siap untuk dipanen di saat anjloknya harga.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Cabe merah yang siap untuk dipanen di saat anjloknya harga.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA —  Harga komoditi cabe merah di Aceh Selatan, dilaporkan anjlok dalam pekan terakhir ini hingga nilai terendah yaitu Rp. 20.000/Kg jika dibandingkan dengan harga sebelumnya Rp. 40.000 sampai Rp. 60.000/Kg.

Di sisi lain, biaya perawatan melambung, praktis menjadi keluhan petani setempat.

Anjloknya harga kebutuhan rumah tangga itu, menjadi kabar duka petani.

BACA JUGA...  Baital Mukadis Jabat Ketua Kwarcab Pramuka Aceh Selatan 

Menurut sejumlah petani, mereka berharap  hasil panen yang melimpah dengan harga yang relatif baik.

“Tetapi apa yang hendak dikata, kami harus  menelan pil pahit,” kata seorang petani di Samadua, kemarin.

Dikatakan, harga jual cabai di tingkat petani saat ini hanya pada  angka Rp.20.000/Kg.

“Ini sebuah ironi dengan nilai yang jauh dari kata ideal untuk menutup biaya produksi. Kondisi ini memicu keluhan massal dari para petani di beberapa kecamatan sentra produksi,” kata Muhammad Salim.

BACA JUGA...  Disebut-Sebut Mendukung H. Darmansyah, PNA Deklarasikan Tgk. Amran dan Akmal 

Menurut petani lainnya di Samadua Heri Sofyantoro penurunan harga bukanlah sekadar angka statistik, melainkan ancaman kerugian nyata.

Kata dia, untuk menghasilkan cabai dengan kualitas yang baik, dibutuhkan perawatan ekstra yang memakan biaya besar.

‎”Harga Rp20.000 itu sangat menyesakkan dada. Bayangkan, harga obat-obatan pertanian, pestisida, dan pupuk non-subsidi terus naik hampir setiap bulan. Kalau harganya segini, kami bukan untung, malah ‘buntung’ (rugi),” katanya.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Selatan Anggarkan 30 Miliar untuk Pemilu 

Berita Terkait

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Memiliki Peran Strategis Perkuat UMKM
Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas
Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Sabtu, 5 September 2026 - 17:11 WIB

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Berita Terbaru

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB

RAGAM BERITA

Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:47 WIB