Dikatakan, sarana produksi pertanian seperti obat semprot fungisida dan insektisida meningkat signifikan, membuat biaya operasional membengkak.
Dia mengklaim banyaknya pasokan cabai dari luar daerah menjadi salah satu faktor anjloknya harga cabai petani lokal, “padahal, jelas kualitas cabai kita jauh lebih unggul,” tukasnya.
Petani berharap agar Pemkab Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Perindagkop UKM dan Koperasi agar segera turun tangan melakukan intervensi.
Menurutnya, langkah ini dapat membantu peningkatan atau stabilisasi harga yang dapat mensejahterakan petani dan memperkuat ekonomi daerah. (Maslow Kluet).




