YBHA-PM Kritisi Rencana Penutupan Sekolah di Aceh Barat

Minggu, 21 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEULABOH, MA – Yayasan Bantuan Hukum Anak Peutuah Mandiri (YBHA-PM) menyampaikan keprihatinan atas rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang akan menutup sejumlah sekolah karena dianggap tidak memenuhi jumlah siswa minimal. Tercatat ada tujuh sekolah dasar dan menengah pertama yang terancam ditutup, di antaranya SDN Paya Baro yang hanya memiliki enam murid.

BACA JUGA...  Ridwan Nurdin: Belajar dan Bantu Orang Tua Selama Libur 

Menurut YBHA-PM, kebijakan penutupan sekolah dengan alasan jumlah siswa yang sedikit perlu dikaji lebih dalam. Penutupan sekolah di wilayah pedalaman atau desa terpencil akan berdampak serius terhadap pemenuhan hak anak atas pendidikan. Pasalnya, sekolah alternatif berada cukup jauh dari tempat tinggal siswa, dengan akses jalan yang sulit dilalui serta minimnya sarana transportasi.

BACA JUGA...  Unsyiah Anugerahkan Doktor Kehormatan Kepada Adnan Ganto, Ada Apa?

“Walau hanya enam orang, mereka tetap anak-anak Aceh Barat yang memiliki hak atas pendidikan. Pemerintah seharusnya mempertimbangkan faktor geografis dan aksesibilitas sebelum mengambil keputusan. Jangan sampai kebijakan ini justru memutuskan kesempatan anak-anak untuk bersekolah,” ujar Wardatul Jannah, Manajer Riset dan Kebijakan Publik YBHA-PM, sabtu (20/9/2025).

Wardatul menambahkan, pemerintah perlu mencari solusi alternatif ketimbang menutup sekolah secara permanen. Solusi tersebut antara lain penerapan kelas gabungan (multi-grade), penempatan guru keliling, penyediaan transportasi khusus siswa, atau program belajar berbasis teknologi yang menyesuaikan kondisi lokal.

BACA JUGA...  Babinsa Manfaatkan Edukatif Anak Melalui Metoda Komsos Tentang Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Kapolsek Jagong Jeget Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying
Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah
Sulap Lokasi Septic Tank Jadi Taman Air Mancur, Inovasi SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:21 WIB

Kapolsek Jagong Jeget Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying

Minggu, 20 September 2026 - 19:53 WIB

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Kamis, 17 September 2026 - 18:41 WIB

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB