Unsyiah Anugerahkan Doktor Kehormatan Kepada Adnan Ganto, Ada Apa?

Rabu, 10 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC) – Universitas Syiah Kuala menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa, kepada Adnan Ganto, dalam sidang terbuka di AAC Dayan Dawood, Selasa 09/01/2018. Putra Buloh Blang Ara itu, dinilai layak karena kontribusinya yang maksimal bagi pembangunan perekonomian di Indonesia dan Aceh.

Adnan Ganto juga sangat berperan menumbuhkembangkan kemapanan sistim ekonomi dan perbankan di Aceh. Salah satunya adalah proses transformasi Bank Pembangunan Aceh menjadi Bank Aceh Syariah. 

Putra Aceh Utara ini juga ikut merintis perdamaian Aceh mulai tahun 2002. Ia adalah anggota delegasi Indonesia di perjanjian di Jenewa. 

“Kunci lancarnya perundingan adalah Adnan ganto. Beliau adalah jembatan antara elit Aceh Merdeka dengan pemerintah pusat,” ujar Nasir Azis, Dekan Fakultas Ekonomi Unsyiah.

BACA JUGA...  Sekdako Lepas Kafilah Kota Sabang MTQ Aceh XXXIV di Pidie

Rektor Unsyiah, Samsul Rizal, mengatakan, Adnan yang juga penasihat gubernur bidang ekonomi dan perbankan ini, merupakan sosok langka. Ia mampu menduduki posisi direktur dan komisaris Morgan Bank, salah satu bank terkemuka di Amerika Serikat. 

“Pengalamannya di dunia perbankan baik di Indonesia, Asia Pasifik, Eropa dan Amerika sangat mempengaruhi peran beliau dalam menangani secara efesien paket finansial dan prosedur anggaran pemerintah,” kata Samsul Rizal.

Sementara Adnan Ganto dalam orasi ilmiahnya, menyebutkan ada tiga tantangan perekonomian yang akan dihadapi Indonesia di tahun ini, yaitu perlambatan konsumsi masyarakat, pelemahan harga komunitas dunia dan gejolak pasar keuangan global.

Adnan yang berpengalaman menjadi bankir selama 37 tahun, mengatakan krisis ekonomi global di tahun 2008 lebih parah dari krisis keuangan tahun 1928. Efeknya adalah terjadinya krisis global karena membengkaknya utang pemerintahan amerika yang mencapai 18,9 triliun $ atau sekitar 260 triliun rupiah. 

BACA JUGA...  Hari Raya yang Berbeda di Aceh Selatan, Bukti Persaudaraan Islam

Namun demikian, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh pada perekonomian Indonesia, dibanding dengan negara lain di Eropa. Penurunan pertumbuhan ekonomi, kata Adnan Ganto, tidak mencapai angka negatif. 

“Saya tidak hanya melakukan observasi tapi menyaksikan dari dekat atas perbagai kejadian yang berpengaruh pada perekonomian dunia,” ujar Adnan Ganto.

Di tahun 2030 nanti, Indonesia bahkan diprediksi akan menjadi salah satu negara G7 atau the group seven. G7 adalah negara besar dengan laju pertumbuhan ekonomi yang pesat. Para pemimpin dari negara G7 ini akan berunding menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi internasional. 

BACA JUGA...  SD Negeri 8 Baktiya Barat Gelar Pensi dan Pelepasan Siswa Kelas VI

Negara anggota G7 ini adalah Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Perancis, Kanada dan Italia. Sementara di tahun 2030, Italia, Perancis, Jerman dan Kanada diprediksi akan keluar dari anggota G7, dan posisinya diganti oleh Cina, India, Indonesia dan Rusia. 

Dalam penganugerahan tersebut hadir Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan wakilnya Nova Iriansyah. Hadir juga mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wali Nanggroe Malik Mahmud, Guru Besar Hukum Tata Negara Mahfud MD, pimpinan DPRA dan anggota DPR RI l, Wakapolda Aceh serta Pangdam Iskandar Muda. [*]

Berita Terkait

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:16 WIB

DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB