“Program ini bertujuan membangun sepuluh pabrik gula di seluruh Indonesia dengan total anggaran sekitar Rp60 Triliun. Dalam konteks tersebut, Gayo Lues dipilih sebagai salah satu lokasi potensial untuk pengembangan pabrik gula dan perkebunan tebu,” sebut Johny.
BLANGKEJEREN | mediaaceh.co.id — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues (Galus) melalui PT. Sinergi Gula Nusantara (SGN) Cluster Sumatera 1 melakukan diskusi penting terkait potensi pengembangan pabrik gula dan perkebunan tebu di daerah tersebut.
Kunjungan tersebut diwakili oleh General Manager (GM) PT. SGN, Pak Johny Hamonangan Purba, serta Manajer Keuangan, SDM & Umum, Ikhlasul Manna, yang berlangsung selama dua hari [28-29] Juni 2025.
Johny mengatakan, Rencana pengembangan pabrik gula dimaksud sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui anggaran Danantara.
“Program ini bertujuan membangun sepuluh pabrik gula di seluruh Indonesia dengan total anggaran sekitar Rp60 Triliun. Dalam konteks tersebut, Gayo Lues dipilih sebagai salah satu lokasi potensial untuk pengembangan pabrik gula dan perkebunan tebu,” sebut Johny.
Peluang Pengembangan Ekonomi dan Peningkatan Tenaga Kerja
Pertemuan berlangsung di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Johny menyebut bahwa PT. SGN tertarik untuk menjajaki potensi lahan di Gayo Lues.





