ACEH UTARA | MA — Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom, meminta perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh semua stakeholders di daerah ini haruslah menyentuh langsung dengan kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Tarmizi saat membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 – 2029 di aula Kantor Bupati Aceh Utara di Landing Kecamatan Lhoksukon, Kamis, 12 Juni 2025.
Kegiatan itu turut dihadiri pejabat teras Bappeda Aceh, para anggota DPR Aceh asal Dapil V, Pimpinan DPRK Aceh Utara, pejabat dari Kodim 0103/Aceh Utara, Polres Aceh Utara, Polres Lhokseumawe, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, pejabat dari Pengadilan Negeri Lhoksukon, Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon.
Selanjutnya pejabat dari Lembaga Keistimewaan Aceh Kabupaten Aceh Utara, para Pimpinan Perguruan Tinggi, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr. A. Murtala, M. Si, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, para Kepala OPD, para Camat, para pimpinan BUMN dan BUMD, pejabat Bappeda kabupaten/kota, para Kepala Balai Regional (Kementerian), para Ketua Ormas, OKP dan LSM.
Dalam sambutannya, Tarmizi antara lain menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Aceh Utara yang lebih baik. “RPJMD ini adalah arah pembangunan lima tahun ke depan, disusun berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Dokumen ini bukan sekadar formalitas, tapi sebuah komitmen kolektif untuk Aceh Utara bangkit dengan slogan ‘Aceh Utara Bangkit, Bangkit, Bangkit’,” kata Bang Panyang, sapaan akrab Wakil Bupati Aceh Utara.




