NUN jauh dari pusat kabupaten, masih ada belantara di pinggiran desa-desa yang membujur panjang. Desa itu terdapat di kecamatan Labuhan Haji Timur, sekitar 60-an KM dari Tapaktuan.
Di situlah, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) digelar tahun ini yang merupakan gelaran yang ke-124 di Kodam Iskandar Muda (IM).
TMMD ini, menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan desa di daerah, sehingga terajut asa untuk memandirikan desa.
Di balik upaya program dan keberhasilan pelaksanaan bhakti TNI ini, ada sosok yang memegang kuncinya.
Siapa dia? Itulah Komandan Satuan Tugas (Dansatgas). Dia peran kunci dalam memastikan bahwa seluruh kegiatan TMMD berjalan sesuai sasaran, baik fisik maupun non fisik.
Terjun ke Lapangan, Berbaur Warga
Dansatgas TMMD ke-124 Letkol (Inf) Faiq Fahmi, tampil sebagai pemimpin lapangan yang tidak hanya mengarahkan, tetapi juga hadir memberi motivasi dan karsa di tengah-tengah masyarakat.
Ia memimpin proses pembangunan fisik seperti pembukaan dan pengerasan jalan, pembangunan jembatan kecil, rehabilitasi rumah ibadah, serta fasilitas umum lainnya yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat pedesaan.
Dengan manajemen yang cermat dan pengawasan ketat, Dansatgas memastikan seluruh pengerjaan sesuai standar dan selesai tepat waktu. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya memperlancar akses transportasi, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
Membangun Karakter, Memberi Ilmu
Selain ikut dalam pembangunan fisik, Dansatgas juga memainkan peran penting dalam kegiatan non fisik yang bertujuan membangun karakter dan kesadaran masyarakat.




