Karsa Sang Perwira, Asa Memandirikan Desa

Dansatgas TMMD ke-124 Letkol (Inf) Faiq Fahmi berpose dengan latar belakang jalan yang dikerjakan.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Pembangunan jalan yang dulunya dulunya belantara semak belukar dan hutan, sulit dilalui.

Kini menjadi akses penting yang membuka peluang ekonomi dan mempercepat mobilitas warga.

‎Melalui kegiatan ini, Dansatgas ingin membangun ketahanan masyarakat dari dalam—dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan kemandirian.

‎Mengabdi untuk  Rakyat

‎Dalam salah satu kesempatan, Letkol (Inf) Faiq Fahmi mengatakan,  bahwa program TMMD  bukan semata-matan tugas pembangunan, tetapi lebih dari itu yakni  mewujudkan kedekatan TNI dengan rakyat.

‎“Program TMMD ini juga merupakan bentuk pengabdian kepada rakyat. Kami hadir tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga ingin membangun semangat, kebersamaan, dan harapan, katanya.

‎Pernyataan tersebut mencerminkan filosofi dasar TMMD: bahwa kekuatan TNI bersumber dari rakyat, dan tugas utamanya adalah untuk rakyat.

‎Menyatukan Kekuatan Membangun Harapan

‎Dengan kepemimpinan yang tegas namun humanis, Letkol Inf Faiq Fahmi berhasil membangun sinergi yang kuat di Kecamatan Labuhan Haji Timur. Program TMMD ke-124 tidak hanya meninggalkan bangunan, tetapi juga meninggalkan semangat, nilai, dan harapan baru bagi masyarakat.

‎Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengabdian yang tulus dari seorang pemimpin lapangan dapat menjadi fondasi perubahan yang berkelanjutan.

BACA JUGA...  Korem 011 Lilawangsa Siapkan Prajurit TNI Atlet Binaraga ke Kejuaraan Asia