Usman Lamreung: Proses Seleksi Kepala BPMA Dipertanyakan

Dr. Usman Lamreung,M.Si yang juga merupakan Direktur Lembaga Emirates Development Research (EDR).

BANDA ACEH (MA) Tim Panitia Seleksi (Pansel) Kepala Badan Pengelolaan Minyak dan Gas Aceh (BPMA) telah mengumumkan enam nama yang lolos hasil tes psikometri (psikotes tertulis) dan wawancara.

Nama-nama tersebut adalah Nizar Saputra, Nasri, Muhammad Najib, Said Malawi, Herry Darmansyah, dan Teuku Mohammad Faisal, kata Dr. Usman Lamreung,M.Si yang juga merupakan Direktur Lembaga Emirates Development Research (EDR) pada media lewat siaran persnya, Jum’at,(20/12).

BACA JUGA...  Dorong Revisi UUPA, Usman Lamreung: Aceh Harus Diberi Kewenangan Kelola Migas di Luar 12 Mil Laut

Lanjutnya, namun, dari enam nama ini, hanya Teuku Muhammad Faisal dan Muhammad Najib yang diketahui memiliki latar belakang jelas di bidang minyak dan gas bumi, sebagaimana diharapkan dalam rekomendasi Plt Gubernur Nova Iriansyah pada 2019.

Sementara itu, profil empat calon lainnya tidak diungkapkan ke publik, menimbulkan spekulasi bahwa ada informasi yang sengaja dirahasiakan oleh Tim Pansel.

BACA JUGA...  Kritik Mantan Pimpinan BAS Dinilai Tidak Pantas, Usman Lamreung: Mereka Wariskan Masalah

Dikatakannya, pernyataan Juru Bicara Pansel, Dr. Rustam Effendi, yang mengimbau masyarakat untuk mendukung kerja BPMA, justru memicu kritik. Proses seleksi dianggap tergesa-gesa dengan waktu pendaftaran hanya satu minggu. Selain itu, tidak ada transparansi mengenai profil setiap calon yang lolos di setiap tahapan seleksi. Kritik ini menunjukkan kekhawatiran masyarakat Aceh atas pentingnya kredibilitas pemimpin BPMA di masa mendatang.