Kritik Mantan Pimpinan BAS Dinilai Tidak Pantas, Usman Lamreung: Mereka Wariskan Masalah

Wakil Rektor I Universitas Abulyatama (Unaya), Dr. Usman Lamreung, M.Si.

ACEH | MA Wakil Rektor I Universitas Abulyatama (Unaya), Dr. Usman Lamreung, M.Si, menanggapi kritik yang dilontarkan sejumlah mantan direksi dan komisaris Bank Aceh Syariah (BAS) terhadap manajemen saat ini.

Dalam siaran persnya, Senin (22/4), Usman menilai kritik tersebut tidak pantas disampaikan oleh pihak yang justru mewariskan berbagai persoalan mendasar di tubuh BAS.

BACA JUGA...  Mantan Ketua MK Lantik PW SEMMI Aceh Periode 2019-2021

Menurut Usman, kondisi manajerial BAS yang saat ini disorot publik adalah konsekuensi langsung dari tata kelola yang tidak sehat di masa kepemimpinan sebelumnya.

“Kepemimpinan sebelumnya dinilai gagal membentuk karakter karyawan yang profesional, mandiri, dan siap membawa BAS ke arah yang lebih baik setelah mereka pensiun,” ujar akademisi tersebut.

Lebih lanjut, Usman mengungkapkan bahwa kepemimpinan masa lalu juga gagal menciptakan struktur organisasi yang sehat dan independen. Akibatnya, manajemen BAS tumbuh dalam pola kerja yang sarat kepentingan pribadi dan jauh dari prinsip meritokrasi.

BACA JUGA...  DPW PeTeBu Sumatera Utara Hadir Merevitalisasi Lahan dan Pabrik Gula

“Salah satu dampak paling nyata adalah buruknya praktik manajerial, terutama dalam proses rekrutmen dan promosi jabatan yang lebih banyak didasarkan pada asal daerah, kedekatan keluarga, dan hubungan personal dengan pimpinan, bukan pada kompetensi,” tegas Usman.