Sabang (MA) – Kapal Kargo KM Pulau Weh milik Pemerintah Kota Pemko (Sabang) diketahui sejak dari pembelian puluhan tahun lalu hingga sekarang terus bermasalah dan bermasalah, bahkan sudah tidak terkira jumlah pengusaha yang mencoba mengelola kapal rakyat Sabang itu, namun sayangnya setiap disewakan ke pihak ketiga hasilnya tak jelas dan terus gagal.
Parahnya lagi kapal yang dibeli dengan harga sebesar Rp 8, 6 miliyar itu sekarang kondisinya sangat memprihatinkan, dimana kapal kebanggaan masyarakat Sabang ini terikat di salah satu lokasi tanpa dermaga di kawasan laut Ketapang, Kalimantan.
Yang menarik lagi adalah selain kapal yang sudah lumpuh bak orang terkena penyakit stroke ini, kondisi anggaran di Pemerintah Kota Sabang, kini sedang tidak baik-baik saja, akan tetapi entah bagaimana sejumlah pejabat bahkan rame-rame pergi jenguk kapal yang sakit parah tersebut.
Terkait hal tersebut, dikonfirmasi Kepala Bidang (Kabid) Aset Sekretariat Kota Sabang Hafwan Pasaribu menjelaskan bahwa, kedatangan dirinya bersama sejumlah pejabat dalam satu tim yang dipimpin Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD ) Jufriadi ke Ketapang Kalimantan, untuk melihat kondisi kapal yang kini ditinggalkan oleh pihak pengelola dengan kondisi penuh karatan disekiling tubuhnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















