Ketua HMI Aceh Tengah Soroti Kinerja KIP dan Terlantarkan Anggota PPK di Banda Aceh

Rabu, 20 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Afdhalal Gifari, Ketua Umum HMI Cabang Takengon-Bener Meriah.

Afdhalal Gifari, Ketua Umum HMI Cabang Takengon-Bener Meriah.

TAKENGON (MA) – Persoalan pembiayaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Aceh Tengah yang terlantar di Banda Aceh kembali mencuat.

Para anggota PPK, yang diundang untuk menghadiri rapat koordinasi dan simulasi Surat Edaran Aceh, hanya menerima ongkos perjalanan sebesar Rp700.000 di Kantor KIP Aceh Tengah, dengan janji sisanya akan dibayar di Banda Aceh.

BACA JUGA...  KIP Aceh 'Raih' Dana Hibah 179 Milyar Rupiah dari Pemerintah Aceh

Namun, saat tiba di Banda Aceh, janji tersebut tidak ditepati. Beberapa anggota PPK bahkan mengungkapkan bahwa mereka harus mencari solusi untuk pulang ke Aceh Tengah, dan beberapa dari mereka sudah menyiapkan surat pengunduran diri yang akan diserahkan setelah kembali ke Aceh Tengah.

Menanggapi masalah ini, Afdhalal Gifari, Ketua Umum HMI Cabang Takengon-Bener Meriah, menyoroti kelalaian dalam pengelolaan anggaran oleh KIP Aceh Tengah.

BACA JUGA...  KIP Abdya Laksanakan Tes Tertulis Kepada 284 Orang Calon PPK

“Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KIP Aceh Tengah seharusnya memiliki transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan anggaran. Kejadian seperti ini menurunkan kredibilitas mereka di mata publik,” ujar Afdhalal.

Selain masalah pembiayaan, KIP Aceh Tengah juga mendapat kritik atas penyelenggaraan debat publik Pilkada yang hanya dilakukan sekali. Hal ini dianggap mengurangi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang calon mereka.

BACA JUGA...  Politisi Muda Berbakat dari Partai Aceh, Anak Pejuang Pimpin Aceh Utara

Berita Terkait

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB

Direktur Utama BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan paparan tentang layanan jantung di   Cimahi, Kamis, (16/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:53 WIB

FEATURE

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:30 WIB

Kondisi jalan di Aceh Selatan saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Rabu, (16/9).

PERISTIWA

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:33 WIB