Krisis Kepemimpinan MAA, Aceh Kehilangan Simbol Pelestarian Adat dan Budaya

Senin, 11 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Usman Lamreung,M. Si.

Dr. Usman Lamreung,M. Si.

BANDA ACEH (MA) — Hingga kini, Majelis Adat Aceh (MAA) masih belum memiliki Ketua definitif sejak wafatnya Prof. Farid Wadji. Situasi ini sudah berlangsung cukup lama, membuat MAA, sebagai lembaga khusus yang menjadi pilar kekuatan adat dan budaya Aceh, tidak mampu menjalankan fungsi organisasinya secara maksimal.

Hal tersebut dikatakan oleh Dr. Usman Lamreung,M.Si pada media lewat siaran persnya, Senin, (11/11).

BACA JUGA...  Dinilai, Birokrasi dan Sistem Perpajakan Masih Bobrok

Usman menyebutkan, akibat kekosongan kepemimpinan ini, MAA tak lagi mampu berkontribusi dalam menghasilkan produk atau kebijakan yang dapat melestarikan serta menjaga marwah adat dan budaya Aceh yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat.

Meskipun Aceh, katanya, dikenal dengan kekayaan budayanya, ketiadaan kepemimpinan di MAA menunjukkan lemahnya upaya untuk mempertahankan warisan tersebut. Lambat laun, adat dan budaya Aceh semakin tergerus oleh pengaruh luar, yang dapat mengancam keberadaan identitas budaya lokal.

BACA JUGA...  GOBI Aceh Dinahkodai Muhammad Nazar Ahadi

Tambahnya, lembaga adat yang seharusnya kuat, kini terus dihadapkan pada berbagai persoalan setiap tahunnya, tanpa perhatian serius dari Penjabat (Pj) Gubernur Aceh. Terkesan bahwa pemerintah enggan atau lamban menyelesaikan krisis kepemimpinan di MAA, sehingga lembaga ini semakin rapuh dan kinerjanya tidak maksimal.

Berita Terkait

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 
Satu Data, Sasaran Nyata
Teuku Adian Makmur Dilantik 
Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI
Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 
Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Teuku Adian Makmur Dilantik 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 24 Unimal melakukan penanaman tanaman.

PENDIDIKAN

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB

RAGAM BERITA

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:27 WIB

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA

NANGGROE

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:41 WIB

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB