BPJS Kesehatan, Potret Satu Dekade Program JKN dan Tantangan Pemerintahan Baru

Pemateri media workshop sedang menyampaikan makalahnya di hadapan para jurnalis melalui virtual, Rabu, (25/9).(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

JAKARTA (MA) BPJS Kesehatan menyelenggarakan media workshop bertajuk “potret satu dekade perjalanan membangun Indonesia sehat dan menjaga keberlangsungan program JKN pada pemerintahan baru” di Jakarta, Rabu, (25/9).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan,  pencapaian penting selama 10 tahun penyelenggaraan program jaminan kesehatan nasional (JKN).

BACA JUGA...  70 Personel Satgas TMMD Kodim 0207/Sml Lanjutkan Pengecoran Jalan di Bah Sorma di Hari Ke-13

“Per 1 September 2024, lebih dari 277Juta jiwa atau 98,67 persen penduduk Indonesia telah terdaftar sebagai peserta JKN. Capaian ini sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai negara dengan cakupan Universal Health Coverage (UHC) tercepat di dunia, dalam satu dekade. Jika dibandingkan dengan capaian UHC di negara lain, seperti Korea Selatan, memerlukan 12 tahun untuk mencapainya,” kata Ghufron.

BACA JUGA...  Gelar Temu Pers, Kapolres AKBP T. Ricky Fadlianshah: Batasi Wartawan

Ghufron  menjelaskan, dalam upaya menjaga keberlanjutan Program JKN, BPJS Kesehatan terus memperkuat kemitraan dengan 23.294 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan 3.140 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL). BPJS Kesehatan juga memperluas layanan kesehatan di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BACA JUGA...  Tekan Stunting DPC PDIP Aceh Singkil Berikan BMT Ibu Hamil dan Balita

“Pada 2014, tercatat 92,3 juta pemanfaatan per tahun, dan pada 2023 jumlahnya meningkat menjadi 606,7 juta pemanfaatan per tahun, atau sekitar 1,7 juta pemanfaatan setiap hari. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin memanfaatkan akses kesehatan yang disediakan oleh JKN,” katanya.