19 Tahun Perdamaian Aceh: Sebuah Refleksi dan Harapan

Jumat, 16 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Usman Lamreung,M.Si.

Dr. Usman Lamreung,M.Si.

BANDA ACEH (MA) Tak terasa, sudah 19 tahun berlalu sejak perdamaian di Aceh terwujud. Namun, perjalanan Aceh menuju kesejahteraan tidaklah mudah. Selama hampir dua dekade ini, Aceh harus menghadapi berbagai dinamika politik yang kompleks. Mulai dari perseteruan antara rakyat dan pemerintah, konflik antara legislatif dan eksekutif, hingga konflik di kalangan elit politik.

BACA JUGA...  Kadisdik Aceh Minta Pejabat Baru Langsung "Tancap Gas"

Tak hanya itu, Aceh juga dihadapkan pada berbagai masalah seperti kemiskinan, pengangguran, korupsi yang merajalela, kisruh anggaran pokok pikiran (pokir), masalah pendidikan, serta krisis kepemimpinan, kata pengamat politik Dr. Usman Lamreung,M.Si pada media lewat siaran persnya, Jum’at, (16/8).

“Perdamaian Aceh adalah anugerah yang patut disyukuri. Perdamaian ini membuka kesempatan bagi rakyat Aceh untuk keluar dari berbagai keterpurukan dan mencapai cita-cita mulia, yaitu kesejahteraan rakyat dan pembangunan Aceh yang bermartabat,” ujarnya.

BACA JUGA...  Safrizal ZA Siap Dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh: "Insya Allah, Besok Pelantikan"

Namun, katanya, harapan dan cita-cita rakyat Aceh tersebut hingga saat ini masih jauh dari kenyataan. Meskipun perdamaian sudah berusia 19 tahun, rakyat Aceh masih menghadapi berbagai masalah serius, seperti kemiskinan yang masih stagnan, daya beli yang lemah, pengangguran yang tinggi, serta korupsi yang semakin masif.

Berita Terkait

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 
Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 
Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun
Faisal Rizal: Relawan Berjuang Tanpa Pamrih, SKPA dan BUMD Harus Belajar Menghargai
Gubernur Aceh Paparkan Pertanggungjawaban APBA 2025 di Paripurna DPRA
DPD PSI Pidie Konsolidasi Pengurus 23 Kecamatan, Perkuat Struktur Partai

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:21 WIB

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun

Berita Terbaru

KESEHATAN

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:37 WIB

EKBIS

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:22 WIB