Pacu Mutu Pendidikan Aceh, Perlu Kolaborasi DPRA

Jumat, 23 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Aceh saat berkunjung ke sekolah pelosok di Pameu Aceh Tengah.

Kadisdik Aceh saat berkunjung ke sekolah pelosok di Pameu Aceh Tengah.

BANDA ACEH, MEDIAACEH.CO.ID Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, (YARA) Safaruddin, melihat perlu adanya kolaborasi DPRA dan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan dalam memacu mutu pendidikan di Aceh.

Banyak hal yang perlu dibenahi dalam dunia pendidikan mulai dari hulu sampai hilir, dari anggaran sampai dengan kurikulum terpadu berbasis syariat Islam, kata Safaruddin Pada media, Jum’at,(23/9/2022).

Dikatakannya, Ketika ada permasalahan yang muncul, DPRA sebagai mitra Pemerintah Aceh dengan kewenangannya bisa memanggil Dinas Pendidikan untuk membicarakan masalah dan mencari solusi bersama, bukan seperti kata pepatah “buruk muka cermin dibelah” jika ada permasalahan solusi nya ganti Kepala Dinas, ini seperti ingin cuci tangan DPRA terhadap persoalan yang dihadapi oleh Pemerintah Aceh dalam dunia pendidikan.

Menurut Safaruddin, pihaknya kerap berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dalam rangka melakukan advokasi peningkatan mutu pendidikan di Aceh khususnya yang dikelola oleh Pemerintah Aceh yaitu di jenjang SMA, SMK dan SLB.

Pihaknya mendapatkan banyak permasalahan, mulai dari permasalahan alokasi anggaran pendidikan yang tidak konstitusional, sampai pada implementasi Syariat Islam dalam kurikulum, berbagai masalah ini telah mulai dibenahi oleh Dinas Pendidikan Aceh dan tentu akan sangat cepat selesai permasalahan dalam dunia pendidikan jika DPRA juga ikut berperan mendukung Dinas Pendidikan dalam mencari solusi terhadap mutu pendidikan di Aceh yang belum memuaskan.

BACA JUGA...  DPRA Dukung Gubernur, Dubes India Hentikan Kegiatan dan 'Angkat Kaki' dari Aceh

“Namun, jangan ada masalah sedikit langsung teriak minta ganti Kepala Dinas, harusnya dipanggil, didengar apa masalahnya dan bersama mencari solusi sehingga permasalahan dapat diselesaikan bersama,” kata Safar.

YARA mengapresiasi Dinas Pendidikan saat ini dengan keterbatasan anggaran tapi tetap berjuang memperbaiki kendala yang dihadapi.

Saat ini, kata Safaruddin, Dinas Pendidikan telah bekerja sama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) untuk mendukung mutu pendidikan di SMK Migas yang ada di Aceh Timur dan Aceh Utara, dengan target ke depan generasi Aceh yang alumni SMK Migas mendapatkan pendidikan dari tenaga yang kompeten di bidang Migas, praktek lapangan langsung ke Perusahaan Migas yang ada di Aceh, serta mendapatkan sertifikat kompetensi internasional dalam bidang hulu migas yang semuanya dengan dukungan dari BPMA.

BACA JUGA...  Peringatan Hari Pahlawan di Aceh Selatan, Pemkab Gelar Pasar Tanggap  Inflasi

“DPRA juga perlu tau bahwa Dinas Pendidikan saat ini sangat aktif mencari dukungan berbagai pihak, dalam peningkatan SMK Migas di Aceh Timur dan Utara, Diknas bekerjasama dengan BPMA, SMK migas akan di upgrade standar kurikulum dan bahan praktikum serta lapangan praktek langsung ke Perusahaan Migas yang nanti alumni SMK Migas juga mempunyai sertifikat pendamping ijazah untuk bekerja di hulu Migas di seluruh dunia, semua ini dukungan dari BPMA,” jelas Safar yang ikut dalam kerja advokasi penguatan tersebut.

Selain itu, kata Safar, Dinas Pendidikan Aceh juga sedang mempersiapkan kurikulum Istimewa terpadu berbasis syariat Islam yang merupakan salah satu keistimewaan Aceh.

Dinas Pendidikan bersama dengan Dinas Syariat Islam dan Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD), sedang mempersiapkan modul pengajaran penerapan nilai-nilai syariat Islam dalam kurikulum.

“Seharusnya DPRA memberi perhatian khusus untuk hal ini, jangan sampai syariat Islam hanya di atas kertas saja, kolaborasi DPRA untuk melahirkan kurikulum berbasis keistimewaan Aceh yaitu Syariat Islam sangat penting, dan ini telah digagas oleh Diknas dengan berkolaborasi bersama Dinas Syariat Islam dan ISAD,” katanya.

BACA JUGA...  Dinas Pendidikan Dayah Aceh Perkuat SDM Aceh

Kerja ini menurut Safar sekaligus memperkuat implementasi Syariat Islam, kolaborasi yang seperti inilah yang dibutuhkan Aceh saat ini bukan kolaborasi saling menjatuhkan dan menjegal.

Safar berharap DPRA duduk bersama dengan Dinas Pendidikan untuk berkolaborasi bagaimana pendidikan Aceh dengan dukungan anggaran yang baik juga menjadi yang terbaik di Pulau Sumatera paling tidak.

“Kami mengikuti juga advokasi penguatan syariat Islam dalam kurikulum SMA dan SMK sederajat, yang dilakukan oleh Dinas dengan Dinas Syariat Islam dan Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD), kurikulum ini sudah lama direncanakan tapi masih terkendala dengan berbagai persoalan, terobosan Dinas dengan berkolaborasi bersama Dinas Syariat Islam dan ISAD menjadi harapan agar lahir kurikulum Istimewa terpadu berbasis Syariat Islam, tentu semua ini akan terealisasi dengan lebih cepat jika kolaborasi DPRA dengan Pemerintah Aceh dalam fokus peningkatan pendidikan di Aceh, dengan harapan bisa menjadi yang terbaik di pulau Sumatera, semoga,” harap Safar.(AM).

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB