Ladang Minyak Ditemukan, Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu
BANDA ACEH (MA) – [Anjing menggonggong, kafilah berlalu] begitu diumpamakan untuk para kapitalis migas. Tertawa terbahak-bahak. Sumringah, sombongpun ‘menggelayut’ pada punggawanya mereka atas penemuan ladang Migas baru didarat dan laut, meski masyarakat menjerit tetap saja acuh tak bermakna.
Kiasan dan umpama diatas, majal bagi ‘grass roots’ untuk menikmati hasil temuan migas diatas tanah, bumi leluhur mereka. Para tuan kapitalis terus memainkan dongennya membujuk pemerintah Aceh agar terlena.
Mereka [para tuan kapitalis] bebas mengeruk hasil Migas di Bumi Serambi Mekkah, tanpa takut melanggar ‘roll of law-nya’ terpenting kuras dan terus menguras Migas Aceh. Meski masyarakat Aceh lapar, tak perduli.

Begitu Usman Lamreung, Pengamat Sosial dan Pemerintahan. Berkias dan ‘Mentamsilkan’ para kapitalis yang bercokol di Bumi Serambi Mekkah mengeksploitasi sumber daya alam Migas. Pada mediaaceh.co.id. Sabtu. 6 Agustus 2022 di Banda Aceh.
Menurut Dia, kabar penemuan sumur minyak dan gas bumi di lepas pantai di wilayah propinsi Aceh adalah berita gembira terutama bagi para kapitalis dan masyarakat [meski hanya jadi penonton].
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















