Lhokseumawe, (MA) – Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) melakukan sosialisasi hasil feasibility studi (FS) Business Development Center (BDC). Kegiatan tersebut dilakukan melalui serangkaian lokakarya dilaksanakan di Hotel Diana Kota Lhokseumawe, Rabu (9/3/2022)
Acara dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Pemerintahan Kota Lhokseumawe A.Haris.Sos.M.Si. Turut dihadiri oleh 40 peserta, dari unsur dinas maupun non dinas.
Pada kesempatan tersebut Haris mengatakan, kegiatan lokakarya sangat positif, begitu juga dengan tema yang diusung sangat representatif terhadap kebutuhan Kota Lhokseumawe saat ini dimana saat ini banyak sekali pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sulit untuk mengembangkan usahanya, bahkan tidak sedikit usaha yang harus berhenti ditengah jalan karena ketidakmampuan bersaing dipasar.
Dirinya berharap kepada seluruh peserta lokakarya agar mengikuti acara dengan seksama, dan dapat memberikan solusi – solusi terbaik bagi kebutuhan pengembangan UMKM. Begitu juga dengan Hasil Feasibility Study (FS) atau uji kelayakan usaha yang akan disajikan oleh Konslutan Program KOTAKU.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi informasi bagi kita semua dan menjadi dasar terlaksananya Business Development Center (BDC) di Kota Lhokseumawe,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Panitia lokakarya Zul Azhar mengatakan, kegiatan lokakarya ini bertujuan agar hasil uji kelayakan usaha yang dilakukan oleh konsultan KOTAKU dapat diketahui dan dipahami oleh semua pihak jajaran pemerintahan maupun pihak swasta.
Selain itu dirinya menjelaskan, melalui kegiatan ini juga diharapkan terbangunnya komitmen pemerintahan kota untuk membangun atau memberdayakan lembaga yang memiliki fungsi BDC.
“Untuk mengoptimalkan pembahasan materi, kegiatan lokakarya ini akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 9 sampai 10 Maret 2022 di Hotel Diana Kota Lhokseumawe,” pungkasnya.[]
Laporan : Mulyadi




