Mulyadi: DPRA Serba Salah, Kritis Salah, Diam Juga Salah

Sabtu, 9 Oktober 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Banda Aceh (MA) – Nasib APBA 2021 benar benar tragis, seharusnya berguna untuk rakyat akhirnya hanya dirasakan segelintir pengelola.

“Jalan tak jalan APBA, bagi pengelola tidak masalah. Gaji, tunjangan, uang jalan, uang makan hingga biaya rapat-rapat kan dapat,” sindir Pengamat Aceh, Mulyadi, Jum’at, 8 Oktober 2021.

Sejak Nova Iriansyah berkuasa di Aceh, terkesan APBA itu mutlak “milik” Nova, sedangkan DPRA terkesan sebagai tukang stempel bahkan penonton.

BACA JUGA...  Masjid Kuno di Pidie Jaya, Saksi Sejarah Kejayaan Islam di Aceh

” DPRA serba salah, kritis salah diam juga salah,” ungkapnya.

Padahal, DPRA itu mewakili rakyat Aceh, mandatnya jelas mengawasi pemerintahan Nova Iriansyah supaya berjalan sesuai apa yang dikehendaki rakyat.

” Nova hari ini seperti tidak menghargai rakyat Aceh, bagi dia yang penting Pemerintah Pusat dukung dia, soal rakyat Aceh, bukan urusan dia,” sebutnya.

Makanya jangan heran, saat DPRA menolak LPJ APBA 2020, Nova tidak ambil pusing, dari pada berbagi “proyek” dengan DPRA, dia lebih memilih menyembah Pusat saja.

BACA JUGA...  Askarimah GAM Siap Laksanakan Perintah Mualem

“Di mata Nova, DPRA itu tidak ada apa apanya,” ungkap dia.

DPRA telah bersikap, menolak membahas APBA-Perubahan Tahun 2021. Bukan tanpa alasan, penolakan tersebut ada kaitan dengan “penghinaan” Nova Iriansyah terhadap DPRA.

“Kabarnya Nova tidak ambil pusing atas keengganan DPRA membahas APBA-P, sekarang tim Pemerintahan Aceh sedang menyelesaikan Revisi APBA 2021. Jadi tidak perlu ada perubahan, karena Nova cs bisa revisi APBA secara sepihak,” pungkasnya.

BACA JUGA...  Negara Kehilangan Etika dalam Penanggulangan Banjir Aceh

Informasi yang diperoleh media ini, pihak eksekutif alias anak buah Nova Iriansyah, sedang “berpacu dalam melodi” merevisi APBA 2021 biar tuntas secepatnya. Banyak mata anggaran yang dirubah sesuai selera eksekutif tanpa diberi tahu ke DPRA selaku perwakilan rakyat Aceh.

“Beginilah nasib rakyat Aceh saat dipimpin partai nasional,” sindir Mulyadi lagi.(Manyak).

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB