EKBIS  

Rp15,56 Triliun Perbankan Lhokseumawe Salurkan Kredit

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe Yukon Afrinaldo.

Lhokseumawe (MA) – Kredit pembiayaan yang disalurkan oleh bank di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe pada Januari 2021 mengalami kontraksi sebesar 3.04% (yoy) yaitu dari Rp16,05 triliun menjadi Rp15,56 triliun.

Kualitas kredit terpantau aman dengan NPL di level 2,22%. NPL tersebut masih di bawah ambang batas aman sebesar 5% namun sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,39%.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe Yukon Afrinaldo dalam keterangan tertulis, Rabu (24/3/2021) mengatakan, untuk Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, posisi kredit bulan Januari 2021 meningkat sebesar 6,49% (yoy) yaitu dari Rp4,96 triliun menjadi Rp5,28 triliun dengan NPL sebesar 1,76% atau meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 1,63%.

BACA JUGA...  Tekan Harga, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Pasar Murah Tanggap Inflasi Aceh

Dirinya menyebutkan, secara sektoral, sektor yang memiliki posisi kredit/pembiayaan terbesar adalah Sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan pangsa 17,93% mengalami kontraksi sebesar (-) 8,33% (yoy) utamanya dipengaruhi oleh pinjaman subsektor perdagangan ekspor tekstil, perdagangan dalam negeri, dan perdagangan impor barang-barang konstruksi.

Senada hal tersebut, Sektor Industri Pengolahan dengan pangsa sebesar 9,05%, meningkat sebesar 29,57% (yoy). Sementara itu Sektor Pertanian dengan pangsa 6,28% dari total kredit, kontraksi sebesar -0,09% (yoy) dipengaruhi oleh penurunan oustanding subsektor perkebunan tanaman teh, usaha kehutanan lainnya dan perkebunan tembakau.

BACA JUGA...  Dinarpus Bener Meriah Pamerkan Kopi Arabika Gayo Pada Ajang PLM Nasional di Surabaya

“Berdasarkan penggunaannya, kredit/pembiayaan untuk tujuan konsumsi memiliki pangsa terbesar yaitu 59,84% yang terkontraksi sebesar -6,67% (yoy). Sementara posisi kredit/pembiayaan investasi dengan pangsa 6,56% mengalami kontraksi sebesar -35,70%(yoy),” jelasnya.

Di sisi lain dirinya menyebutkan, kredit/pembiayaan modal kerja dengan pangsa 33,60% meningkat sebesar 16,85% (yoy). Selain itu, rasio Kredit/Pembiayaan terhadap Dana Pihak Ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe pada bulan Januari 2021 sebesar 128,44%, meningkat dibandingkan bulan Desember 2020 yang berada pada angka 125,55%.

BACA JUGA...  Dari Laut ke Rak Modern: Perjuangan Garam Santri Raih Legalitas

“Kondisi ini menunjukkan jumlah penyaluran kredit/pembiayaan yang lebih besar daripada penghimpunan DPK,” ungkapnya

Selanjutnya ia mengatakan, pangsa kredit perbankan konvensional pada Januari 2020 sebesar 16,0% dan pangsa pembiayaan perbankan syariah sebesar 84,0% terhadap total kredit/pembiayaan perbankan di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe.

“Khusus untuk bank yang berlokasi di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, pangsa kredit perbankan konvensional sebesar 34,7% dan pangsa pembiayaan perbankan syariah sebesar 65,3% terhadap total posisi kredit/pembiayaan di 2 daerah tersebut,” paparnya. (Mulyadi).