Pidie Jaya,(MA) – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 Tahun 2019, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya menggelar aksi donor darah di depan kantor Bupati Pidie Jaya, Selasa (12/11/2019).
Kegiatan Donor Darah dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) tersebut, digelar sejak pukul 09:00 WIB hingga pukul 11:00 WIB.
Turut hadir dalam aksi donor darah itu, ASN Dinas Kesehatan, Kepala dan Staf Puskesmas Se-Kabupaten Pidie Jaya serta ASN dari sejumlah SKPK di Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan sosial tersebut terlaksana atas dukungan dan kerjasama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie Jaya.
Plh. Ketua PMI Kabupaten Pidie Jaya Said Abdullah, S.H, MKM mengatakan, ini merupakan kegiatan donor darah rutin yang di lakukan PMI, Alhamdulillah kegiatan hari ini berhasil terkumpulkan darah sebanyak 18 kantong.
Pada hari Sumpah Pemuda PMI juga sempat melaksanakan kegiatan donor darah di lokasi yang sama, ujar Said Abdullah.
“Memang dalam sepekan terakhir, kami mengumpulkan darah dalam kegiatan berbeda, termasuk kegiatan HKN ini,” ungkapnya.
Banyak sekali manfaat yang kita peroleh kalau kita melakukan donor darah, baik untuk pendonor itu sendiri maupun untuk pasien yang membutuhkan, tuturnya.
“Kita berharap, kegiatan ini dapat secara rutin dilaksanakan di berbagai event yang ada di Pidie Jaya. Mudah-mudahan seluruh masyarakat Pidie Jaya dapat selalu sehat dan beraktifitas secara baik untuk peningkatan kesejahteraan hidup,” harapnya.
Kepala Markas PMI Pidie Jaya, Samsul Bahri, S.E menambahkan, selama ini pihaknya terus melaksanakan kegiatan donor darah di berbagai kegiatan yang ada, seperti Hari Besar Nasional maupun acara sosial kemasyarakatan lainnya.
“Kepada semua pihak, PMI Kabupaten Pidie Jaya sangat berterima kasih dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk para Pahlawan Kemanusiaan,” kata Samsul.
Pada kesempatan yang sama Sayuti, S.P salah seorang Relawan PMI Pidie Jaya menjelaskan, permintaan darah di Pidie Jaya sangat tinggi, dikarenakan banyaknya pasien yang operasi melahirkan, kurang HB, hingga anemia, rata-rata per pasien membutuhkan minimal 2 kantong, katanya.
“Di Pidie Jaya golongan darah jenis AB sangat langka, sehingga bagi masyarakat yang bergolongan darah AB kiranya berkenan mendonorkan darahnya guna kepentingan sesama,” Pinta Sayuti.
Sementara itu pemerhati kesehatan Kabupaten Pidie Jaya Miswar, mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan mendonorkan darahnya.
“Dengan setetes darah yang diberikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, dengan mendonorkan darah, kita sehat, mereka selamat, Amal pun dapat. (TS)




