Jakarta (MA)- Pasca penandatangan MoU kerjasama antara Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh dan Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ) pada tanggal 22 Oktober yang lalu. Forkab bersama YKIJ bersepakat menjalankan program kerjasama di bidang kemanusian, sosial ekonomi, pendidikan, seni dan budaya.
“Dengan dilandasi niat yang tulus dan persamaan visi dan misi yang berorientasi untuk meningkatkan mutu persatuan dan kesatuan melalui program program kreativitas yang bertujuan untuk melengkapi program kerja pemerintah ditengah masyarakat Indonesia,” ungkap Ketua Umum DPP Forkab Aceh Polem Muda Ahmad Yani melalui siaran persnya kepada media ini, Jum’at 25 Oktober 2019.
Penandatangan MoU antara Ketum DPP Forkab Aceh Polem Muda Ahmad Yani dan Ketua Harian YKIJ Denny Darjaman Kustia, turut disaksikan oleh Boy Satriawan, Zaini Zaman dan Abdul Hamid AB perwakilan dari Forkab Aceh, serta Seno Cahyo Purwanto, Rajuli dan Medi Hamidi perwakilan dari YKIJ.
Selain itu Polem Muda juga mengatakan, kerjasama antara kedua lembaga ini bertujuan, untuk meningkatkan kualitas persatuan dan kesatuan guna memelihara perdamaian di tanah air. Juga bertujuan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui berbagai program kerja nyata.
“Adapun program kerjasama yang kita jalankan tersebut, meliputi. Bidang sosial, kreativitas masyarakat, menanamkan budi pekerti, Keadilan sosial, Menciptakan kesatuan berbangsa dan bernegara rakyat sejahtera sentosa, menciptakan masyarakat cerdas dan maju, kesejahteraan yang merata, menerapkan kesatuan berbangsa dan bernegara, serta mengoptimalkan masyarakat cerdas dan maju,” ujar Polem Muda
Hasil investigasi Forkab dilapangan selama ini, tarap perekonomian khususnya masyarakat Aceh, masih sangat minim dengan program – program. Melalui kerjasama dengan YKIJ, Forkab akan mengimplementasikan kepada masyarakat Aceh agar dapat membantu dan mendorong perekonomian kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Berdasarkan hal tersebut, Polem Muda sangat yakin dengan terjalinnya kerjasama antara Forkab Aceh dan YKIJ, kedepannya akan mampu membantu masyarakat yang ada di Aceh,” pungkas Polem.
Lebih lanjut Polem juga menjelaskan, melalui pengelolaan dana CSR yang akan disalurkan kemasyarakat dengan program kemandirian ekonomi petani dan nelayan, maka akan dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka.
Selain itu, Polem juga menambahkan, dengan adanya program unggulan yang telah kita sepakati, kita yakin program Cahaya Indonesia, Seribu Pelangi (Charity Find) Program Sosial Menyapa Pesantren, Panti Asuhan dan Fakir Miskin, WarTV (War To Visi) serta Sahabat Baitullah.
Begitu juga dengan Aplikasi Yakin Pay yang akan mempermudah Transaksi Online mengikuti Perkembangan Zaman di era digital sekarang ini, kita yakin program tersebut dapat terwujud seperti apa yang kita harapkan bersama.
“Semoga kerja sama Forkab Aceh dan YKIJ dapat membawa perubahan dalam peningkatan perekonomian kemasyarakatan di Provinsi Aceh,” tutup Ketum DPP Forkab Aceh ini. (R)




