Bireuen, ( ACD ) – Kongres Luar Biasa Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh (KLB DPP PNA) berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, dengan diblokir badan jalan sebelah kanan dari Bireuen, pada jalan nasional, dialihkan bagi pengguna lalulintas ke jalur sebelah Utara Banda Aceh- Medan.
Melalui penjagaan keamanan yang ketat dibantu oleh pihak kepolisian dari Polres Bireuen dan Satuan Tugas DPP PNA, mulai pagi hingga siang menjelang waktu Istirahat,Shalat Dan Makan(Ishoma) hingga berlangsung sore.
Acara Perdana KLB PNA bertempat di Gedung Aula Campus Ampon Chiek Peusangan Bireuen Sabtu, ( 14/09/2019 ). Berdasarkan pantauan awak media Atjehdayli.com mulai pukul 10:00 WIB. Terus dilanjutkan pada tahap seremonial pembukaan acara hingga doa bersama. Acara ini terus berjalan hingga direncanakan jadwal 2 hari 14 sampai 15 /9/ 2019.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan Kongres Luar Biasa Partai Nanggroe Aceh, Amri Hasan kepada Media Atjeh.Dayli.Com. Disela sela selesai acara pembukaan KLB PNA.
Semoga acara Perdana Kongres Luar Biasa DPP PNA bisa berjalan dengan sukses, oleh seluruh jajaran perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh di 23 Kabupaten / Kota. Dalam acara tersebut turut juga hadir Dewan Pimpinan Kecamatan DPK PNA Se-Aceh. Dari 23 Kabupaten / Kota yang tidak hadir Kabupaten Aceh Teming dan Aceh Timur, tetapi DPK kedua Kabupaten tersebut hadir. Kata Amri Hasan selaku Ketua KLB PNA.
“Tunjuan Kongres Luar Biasa ini dilakukan untuk menyelamatkan Partai Nanggroe Aceh dari masalah kisruh internal, dengan kita kembalikan penyelesaiannya melalui Mekanisme Internal PNA dan AD/ART Partai, berdasarkan azas musyawarah dan mufakat yang mencerminkan Demokratis dan Modern serta Berkeadilan menuju Aceh Hebat yang bermartabat.” Ujar Amri Hasan Kader PNA Asal Bireuen
Ini merupakan suatu langkah murni dalam mengakomodir aspirasi dari bawah para pengurus DPW PNA Se – Aceh dan Dewan Pimpinan Kecmatan serta kader PNA lainnya, dari pada terlalu lama terjebak dalam pusaran konflik internal tanpa tiada mamfaat secara nyata, tentu akan merugikan kita semua kedepannya. Kata Amri lagi.
Dengan kita lakukan Kongres Luar Biasa ini, oleh jajaran pengurus DPP PNA untuk mencari solusi atas masalah kisruh internal, melalui cara cara yang lebih terhormat dan menghormati Hak Azasi Manusia secara Demokratis dalam tubuh Partai Lokal PNA.
Kita perlu mempertegas kepada Publik, bahwa Kongres ini adalah bagian menyelematkan PNA dari keretakan yang berujung terjadinya perpecahan yang tidak baik kedepannya.
Apalagi banyak “Pekerjaan Rumah” ditubuh PNA kedepannya yang secara bijaksana harus diselesaikan secara baik dan benar. Ucapnya
Dikatakan, kongres Luar Biasa PNA kali ini tidak ada maksud mengkudeta atau mengambil alih kepemimpinan Ketua Umum DPP PNA Bpk Irwandi Yusuf ( Bang Wandi ) kita tau sedang secara bersama beliau Pendiri PNA sedang menghadapi musibah proses hukum yang disandungnya, ucap Amri
“Apalagi berita miring yang dibangun selama ini oleh orang orang yang tidak bertanggungjawab, tapi ini murni adalah bagian dari langkah tugas kita semua, selaku kader partai dalam menyelamatkan dan menyelesaikan masalah tanpa berlarut larut lama, sebagai rasa pertanggung jawaban bersama dalam menjaga persatuan dan solidnya Partai Lokal yang berlambang Bulan Sabit dan Bintang ini, dimata rakyat Aceh. Imbuhnya.
Apalagi sosok Irwandi Yusuf adalah bagian dari orang tua kami yang sudah bersusah payah mendirikan dan berjuang serta mendidik kita berpolitik melalui kenderaan PNA, dengan cara yang halal, beradap, santun, bermartabat, berkeadilan, Demokratis dan Modern tanpa mengabaikan HAM serta Islami.” Tutup Amri Hasan Ketua Panpel KLB DPP PNA. (Iqbal-Maimun Mirdaz)





