Pidie Jaya (ADC)- Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) Aswan Azis, S.T, melakukan kunjungan lapangan ke Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pembangunan rumah korban gempa di beberapa Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 30 Agustus 2019.
Dalam kunjungannya, Aswan Azis berharap, Pokmas harus segera menyelesaikan pembangunan rumah bantuan korban gempa bumi di Pidie Jaya, agar masyarakat penerima dapat menempati rumah bantuan tersebut, mengingat masa pembangunannya yang sudah lama.
PPK BPBD Pijay, pada saat melakukan kunjungan lapangan ke Pokmas “Boh Jok” Kecamatan Bandar Baru, mengakui progres Pokmas “Boh Jok” Kecamatan Bandar Baru pekerjaannya sudah mencapai 90 persen, Insha Allah dalam waktu dekat ini sudah bisa hand over,” kata Aswan Aziz.
Aswan juga berharap, kepada Pokmas-Pokmas yang lain, agar memanfaatkan dana bantuan ini sebaik-baiknya jangan disalah gunakan, ikuti kinerja Pokmas “Boh Jok” kejar progresnya supaya rumah bantuan ini cepat selesai dan segera bisa di tempati oleh penerima manfaat dan sisa dana yang 5 (lima) persen akan segera kita cairkan dan digunakan untuk pekerjaan finishing. Jika pekerjaannya sudah selesai, segera buatkan berita acara serah terima antara pokmas dan penerima manfaat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Aswan juga mengharapkan, pembangunan rumah dapat diikuti pengurus Pokmas lainnya, dengan memanfaatkan betul waktu dan dana yang telah diberikan oleh Pemerintah Pusat, mengingat dana bantuan ini akan berakhir dan tidak dapat diperpanjang lagi.
“Jadi kami sampaikan kepada pengurus pokmas lainnya yang progres rumahnya masih kecil, untuk menambah pekerja, sehingga rumah korban gempa pidie jaya dapat selesai tepat waktu dan sisa dana tidak kembali ke kas negara,” ujarnya.
Pembangunan hunian tetap ini jelas Aswan, menggunakan sisa dana tahun 2017 dengan jumlah hunian yang dibangun sebanyak 297 unit, yang proses pembangunannya dimulai sejak tahun 2019 setelah lebaran Idul Fitri.
“Meskipun dalam waktu 3 (tiga) bulan, kami harapkan, progres cepat selesai dan masyarakat korban gempa bisa menempati rumah dengan segera dan bisa di jaga dan dirawat dengan baik,” pintanya. (Teuku Saifullah/Red).















