Abdya (ADC) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang juga sebagai tuan rumah pada perhelatan bulan bakti peternakan Dinas Peternakan Aceh ke-10 tahun 2019 keluar sebagai juara umum dari 13 jenis perlombaan yang dipertandingkan.
Atas keberhasilan itu, Kabupaten Abdya berhak atas piala juara umum dan bergilir, serta bonus uang tunai yang langsung diserahkan plt. Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah saat acara penutupan kegiatan itu di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh. Minggu (14 Juli 2019).
Piala dan uang tunas tersebut diterima Bupati Abdya Akmal Ibrahim, didampingi Wakil Bupati Muslizar MT dan Kadistanpan Abdya drh Nasruddin disaksikan Direktur Pakan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sri Widayati, Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh. Rahmadi serta beberapa kepala daerah kabupaten/kota se-Aceh.
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk Abdya, sebagai tempat sekaligus lokasi pelaksanaan Bulan Bakti Peternakan tahun 2019.
Menurutnya, memelihara sapi 2 hingga 3 ekor itu bisa meningkatkan pendapatan. Tapi sayangnya, budaya beternak di tingkat masyarakat saat ini masih kurang diminati. “Untuk itu, ke depan kami terus meningkatkan sektor peternakan. Apalagi, harga daging di Aceh termahal itu ada di Abdya,” sebutnya.
Dikatakan Akmal, dalam mendukung program peternakan, Pemkab Abdya telah membuat surat keputusan (SK) tentang lahan datar yang akan digunakan beternak sapi. “Di lokasi itu nantinya sudah ada rumah tinggal untuk peternak, termasuk akses jalan yang sudah memadai,” terangnya.
Bupati juga meminta dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun provinsi, agar cita-cita menjadikan Abdya penghasil ternak bisa terwujud. Sehingga harga daging di Abdya akan lebih meringankan masyarakat.
Sementara itu, sebelumnya, Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam kesempatan itu mengapresiasi kinerja pelaku peternakan di seluruh Aceh. Diakuinya, setelah dievaluasi, produktivitas ternak khususnya sapi di Aceh semakin baik. “Kita patut apresiasi itu,” tuturnya.
Disebutkannya, produktivitas peternakan Aceh salah satunya adalah bidang ternak sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) yang menjadikan Aceh sebagai daerah ketiga terbaik dalam pelaksanaan IB tingkat nasional. “Hasil ini membuktikan perkembangan dunia peternakan di Aceh yang semakin baik,” tegas Plt Gubernur, Nova Iriansyah.
Amatan awak media ini, dalam expo ternak Dinas Peternakan Aceh itu memperlombakan Sapi Aceh, Kerbau, Kuda, Sapi hasil inseminasi buatan (Sapi Bali, Brahman, Brangus, Limousin dan Simental) serta Kambing Peranakan Etawa (PE) itu diikuti oleh 23 kabupaten/kota se-Aceh, jumlah ternak sebanyak 113 ekor untuk semua kategori. Jumlah peternak dan sekitar 132 orang dan pendamping secara keseluruhan sebanyak 453 orang.(TM).




