Ismawardi: Qanun Poligami Belum Saatnya Diterapkan Untuk Aceh

Senin, 8 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Terkait dengan pemberitaan tentang pembahasan Qanun Poligami oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), membuat Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Ismawardi angkat bicara. Menurut Ismawardi, perihal poligami itu, belum saatnya diterapkan untuk Aceh.

Ismawardi mengatakan, bahwa tingkat kehidupan rakyat Aceh masih belum sejahtera, seharusnya pemerintah segera menyelesaikan persoalan Otonomi khusus (Otsus) yang akan segera berakhir, dimana Perusahaan Listrik Negara (PLN) sampai hari ini, masih disuplai dari Sumatera Utara.

BACA JUGA...  Uni Eropa Sampaikan Simpati atas Bencana di Aceh, Perkuat Dialog Strategis dengan Wali Nanggroe

“Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menilai, sejak berita ini diturunkan, banyak mendapat kritikan terutama dari kaum ibu ibu, terlebih lagi bahwa anggota Kepala Daerah, DPR, dan Kadis boleh berpoligami,” ungkap Ismawardi melalui pesan WhatsApp kepada media mediaaceh.co.id, Minggu 7 Juli 2019.

Menurutnya, urusan Poligami sudah diatur dalam agama, bagi siapa yang mampu dan bisa berlaku adil ya silahkan saja.

BACA JUGA...  Buat Jembatan, Satgas TMMD Permudah Aktifitas

“Seharusnya, Pemerintah fokus saja terhadap persoalan rakyat, dimana harga kebutuhan pokok yang terus naik, tetapi daya beli masyarakat kita masih lemah. Beum lagi ditambah dengan persoalan pengangguran yang setiap tahunnya juga bertambah,” ujarnya.

“Oleh karena itu, menurut hemat saya, Qanun itu jangan dibahas dululah, lebih baik kita fokus saja dulu tehadap persoalan utama atau pokok,” tutup Wakil Ketua Komisi A DPRK ini. (Ahmad Fadil)

BACA JUGA...  HUNTAP UNTUK ASA; SAAT LAHAN, BIROKRASI, DAN KEMANUSIAAN BERTEMU

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB

RAGAM BERITA

Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:47 WIB