BENER MERIAH (MA) – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah Khairul Akhyar, SE melantik 696 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), acara pelantikan berlangsung di Gelanggang Olah Raga dan Seni (GORS) Kampung Blang Sentang Kecamatan Bukit, Selasa, (24/1/2023).
“Pelantikan PPS yang kita lakukan ini untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang,” kata ketua KIP Bener Meriah Khairul Akhyar, SE.
Khairul Akhyar menyampaikan, dengan terpilihnya anggota PPS yang akan bertugas pada Pemilu tahun 2024 mendatang, ini merupakan salah satu amanah yang dibebankan dengan tugas berat, untuk menjalankan tahapan-tahapan pemilu. Untuk itu, anggota PPS harus mampu bersikap proaktif dalam pelaksanaannya, sehingga semua dapat berjalan dengan baik dan aman.
Dijelaskannya, tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) PPS ini sangat strategis, dimana penyelenggaraan Pemilu, mulai dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi. Oleh karenanya, keberadaan PPS itu adalah sebagai ujung tombak yang sangat menentukan, mengingat PPS merupakan kepanjangan PPK, sedangkan PPK Kepanjangan KIP.
“Saya sangat menaruh harapan kepada saudara-saudara anggota PPS yang baru saja dilantik, untuk segera melakukan koordinasi internal baik secara vertikal maupun horizontal, agar penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Bener Meriah dapat terlaksana dengan baik,” harap Khairul Akyar.
Sementara Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si pada sambutannya mengharapkan, agar seluruh anggota PPS yang baru dilantik dapat menjunjung tinggi sikap netralitas dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada Tahun 2024 khususnya dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, dengan tidak memihak kepada partai politik tertentu.
“Saya berpesan dan berharap kepada seluruh anggota PPS yang baru dilantik, untuk selalu meningkatkan dan mengoptimalkan skill serta kemampuan, khususnya dalam memanfaatkan ilmu teknologi informasi, karena hal itulah yang akan membantu kinerja saudara di lapangan,” harap Haili Yoga.
Disamping itu Pj Bupati juga mengingatkan, agar anggota PPS untuk tidak mencederai Pemilu nantinya, dengan tindakan – tindakan yang tidak demokratis, apa lagi tindakan curang, anggota PPS harus jujur dengan memegang erat dan memegang teguh amanat konstitusi demi kedaulatan rakyat seluruh Indonesia.




