2025, PEMA Targetkan Eksport Cangkang Sawit dan Bangun Industri Minyak Goreng

BANDA ACEH (MA) -– Sekdis Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanudding Kurnia dalam diskusi menyebutkan luas perkebunan sawit di Aceh mencapai 423 juta ha, sedangkan jumlah produksi CPO, sekitar 50 juta ton/tahun. Namun Aceh, secara Pendapat Asli Daerah (PAD) bisa dikatakan tidak ada.

Dalam FGD yang diadakan oleh Forum Jurnalis Ekonomi Aceh (JEA) pada Jum’at (11/10) yang bertemakan “Menyukat Tantangan dan Peluang Hilirisasi Kelapa Sawit di Aceh”.

BACA JUGA...  Panen Perdana, Bupati Aceh Utara: 4.975 Hektar Sawit Butuh Peremajaan

Hal tersebut ia ungkapkan saat menjawab pertanyaan seorang peserta FGD terkait besaran PAD Aceh dari sector kelapa sawit.

“Ini pernah ditanyakan saat saya di undang oleh pihak Polda dan Kejaksaan, terkait PAD dari perkebunan sawit. Bisa di cek ke kantor Pajak, pasti tidak ditemukan,” tegasnya.

Untuk itu, diperlukan regulasi dan dukungan dari pemerintah daerah dalam mensiasati kondisi tersebut, “Salah satunya adalah dengan membangun industry hilir. Ini kerja berat, namun harus kita lakukan. Dan saya berharap PT PEMA melakukan terobosan ini,” ujarnya.

BACA JUGA...  Ilham Pangestu Bantu Fasilitas Internet Gratis di Kota Lhokseumawe

Senada juga diungkapkan, Wakil Sekjen DPP APKASINDO Aceh, Fadhil Ali. “Dengan adanya isndutri hilir, tentunya petani sawit memiliki harapan yang lebih besar. Tidak terus menerus tergerus dengan fluktuasi harga,” tambahnya.