18 Ribu Hektar Sawah Rusak, Ayah Wa: Ketahanan Pangan Terancam

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara Ayah mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggunaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, pada Kamis (26/3/2026).

Bupati Aceh Utara Ayah mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggunaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, pada Kamis (26/3/2026).

ACEH  UTARA | MA — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil,SE.,MM atau yang akrab disapa Ayah Wa, mendesak Pemerintah Pusat agar segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan sekitar 18.000 hektar lahan persawahan yang rusak akibat banjir besar yang melanda wilayah Aceh Utara pada November 2025 lalu.

Permintaan tersebut disampaikan Ayah Wa dalam rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggunaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, pada Kamis (26/3/2026).

BACA JUGA...  Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Dalam forum tersebut, Ayah Wa menegaskan bahwa kerusakan lahan pertanian yang begitu luas berpotensi melumpuhkan sektor pertanian dan mengancam ketahanan pangan masyarakat di Aceh Utara jika tidak segera ditangani.

“Pemulihan lahan sawah ini sangat penting agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Jika tidak segera diperbaiki, dampaknya akan sangat besar terhadap perekonomian dan ketahanan pangan daerah,” ujar Ayah Wa.

BACA JUGA...  Belum Dibayar, Buruh dan Rekanan Menjerit di Banda Aceh 

Selain persoalan sawah, ia juga memaparkan berbagai kebutuhan mendesak lainnya yang harus segera mendapat perhatian pemerintah, di antaranya pembangunan 27 unit jembatan, perbaikan infrastruktur jalan, serta rehabilitasi bendungan dan jaringan irigasi yang rusak akibat banjir.

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 
Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah
HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri
Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB